Pedagang Es Kue Jadul Viral Terima Bantuan Modal Usaha dari Dandim Jakarta Pusat

Jumat 30 Jan 2026, 14:19 WIB
Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman bersama jajaran menyerahkan bantuan gerobak kepada Ajat Sudrajat, pedagang es kue viral. (Sumber: Istimewa)

Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman bersama jajaran menyerahkan bantuan gerobak kepada Ajat Sudrajat, pedagang es kue viral. (Sumber: Istimewa)

BOJONGGEDE, POSKOTA.CO.ID -  Komandan Kodim (Dandim) 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman memberikan bantuan kepada pedagang es kue jadul, Ajat Sudrajat yang sempat viral karena dituduh menggunakan bahan gabus.

Bantuan yang diberikan tersebut berupa gerobak sebagai modal usaha dan diterima di kediamannya daerah Kampung Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis, 29 Januari 2026.

Budiman mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sehingga pedagang es kue jadul tersebut bisa kembali berjualan.

“Kami berikan gerobak karena beberapa hari lalu Pak Sudrajat menyampaikan ingin berjualan es teler atau es doger, Alhamdulillah kami sudah realisasikan,” ujar Budiman kepada wartawan, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga: Hari Ketiga, Proses Pencarian Pria Tercebur ke Kali Cengkareng Drain Dilanjutkan

Ia berharap gerobak dan modal usaha yang diberikan selanjutnya bisa dipergunakan oleh Sudrajat untuk berjualan es kue seperti sebelumnya.

Budiman menyebut, momentum saat ini cocok karena segera memasuki bulan puasa Ramadan yang biasanya penjualan es teler akan meningkat.

“Mudah-mudahan berharap ke depan gerobak ini dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga Pak Sudrajat, bisa dipakai istrinya berjualan di rumah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sudrajat tidak hanya menerima bantuan gerobak sebagai modal usaha, namun diberikan sejumlah peralatan rumah tangga.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Kedubes Italia Belum Diselidiki, Polisi Tunggu Izin Resmi

Sebelumnya seorang pedagang es kue jadul mendadak jadi sorotan karena dituduh menggunakan bahan dasar berbahaya dari gabus.


Berita Terkait


News Update