Selain faktor finansial, dorongan emosional dan sosial juga berperan besar. Media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap standar visual pernikahan zaman modern. Banyak pasangan merasa perlu menyesuaikan diri dengan ekspektasi keluarga maupun tren yang berkembang.
Meski memiliki manfaat emosional, keputusan berutang untuk pernikahan tetap menyimpan risiko. Pembayaran cicilan pasca pesta dapat menjadi beban signifikan, terutama bagi pasangan yang baru memulai kehidupan rumah tangga. Pengelolaan keuangan yang buruk bahkan dapat menimbulkan konflik.
Pasangan disarankan untuk membuat perencanaan matang, menyusun anggaran realistis, dan mempertimbangkan skala prioritas. Pernikahan yang bermakna tidak harus selalu mewah, selama nilai kebersamaan tetap terjaga.
