Sapri menyampaikan, biasanya jika hari weekend seperti ini, dirinya dapat meraup uang hingga Rp500 ribu lebih dari berjualan bakso. Namun sampai sore ini ia menyebut sepi pembeli.
"Dengan adanya penutupan ini ya dampaknya (penurunan omset) bukan 50 persen lagi," kata dia.
"Kemarin aja malam Minggu biasa kita pedagang ini dapat Rp500 ribu diatas, nah kemarin memang benar-benar sepi. Sedangkan pedagang ada kewajiban bayar lampu, bayar kebersihan," tambah Sapri.
Baca Juga: BPBD DKI Pastikan Semua Titik Banjir di Jakarta Sudah Surut
Hal senada diutarakan pedagang kopi dan es teh, Siti, 44 tahun. Ia menyebut sejak adanya syuting yang harus menutup jalan, penjualan mengalami penurunan.
"Ya turun jauh, biasanya kalau Sabtu-Minggu begini kan ramai. Ya walaupun ada aja si kru yang suka ngopi, tapi enggak seramai sejak ada syuting ini," kata dia.
Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodmab Sidabutar mengatakan, hari ini penutupan jalan hanya dilakukan di Jalan Teh saja.
"Untuk jalan Teh hari ini aja penutupannya," kata Goodman melalui pesan singkat.
Ia menyampaikan bahwa dalam kegiatan syuting yang dibintangi Lisa Blackpink, perijinan bukan dari Satpol PP, melainkan dari pihak lain. Satpol PP bertugas melakukan pengamanan selama syuting berlangsung.
"Panitianya dari BUMD, dari JXB (Jakarta Experience Board)," jelas Goodman. (pan)
