POSKOTA.CO.ID - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal saat ini tidak perlu khawatir soal cicilan.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Januari 2026 dengan bunga ringan dan tenor fleksibel.
Melalui program ini, masyarakat bisa mengajukan pinjaman hingga Rp100 juta dengan suku bunga tetap 6 persen per tahun. Bahkan, untuk pinjaman Rp1 juta dengan tenor 12 bulan, cicilan per bulan hanya sekitar Rp86 ribuan.
Informasi berikut dirangkum dari data resmi BRI serta kebijakan pemerintah terkait KUR 2026. Perlu diingat, ketentuan dan simulasi angsuran dapat berubah sesuai kebijakan terbaru.
Baca Juga: OVO PayLater Tawarkan Benefit Apa Saja? Cek Syarat dan Cara Aktifkannya
Kebijakan KUR BRI Terbaru Januari 2026

Pemerintah menetapkan total anggaran KUR nasional tahun 2026 sebesar Rp300 triliun dengan bunga subsidi tetap 6 persen efektif per tahun.
Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat pembiayaan sektor produktif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pelaku usaha di sektor produksi seperti pertanian, perdagangan, dan ekspor tidak dibatasi dalam penarikan ulang KUR selama memenuhi ketentuan.
Kategori Plafon KUR 2026
- KUR Super Mikro: di bawah Rp10 juta
- KUR Mikro: Rp10 juta - Rp100 juta
- KUR Kecil: Rp100 juta - Rp500 juta
Data Kementerian UMKM mencatat, hingga Desember 2025 realisasi KUR mencapai Rp253 triliun dengan 4,3 juta debitur, mayoritas di antaranya perempuan.
Baca Juga: Paylater atau Kartu Kredit? Ini Perbandingan Untung-Ruginya
Sebagai penyalur KUR terbesar, BRI telah menyalurkan lebih dari Rp130 triliun kepada jutaan debitur, dengan sektor pertanian menjadi kontributor utama.
