Apakah Shopee PayLater Bisa Dicairkan? Ini Penjelasan Resmi dan Cara Aman Menggunakannya

Kamis 29 Jan 2026, 15:35 WIB
Shopee PayLater sering dianggap bisa dicairkan menjadi uang tunai, ini mengulas ketentuan resmi SPayLater. (Sumber: Poskota/AI Generated)

Shopee PayLater sering dianggap bisa dicairkan menjadi uang tunai, ini mengulas ketentuan resmi SPayLater. (Sumber: Poskota/AI Generated)

POSKOTA.CO.ID - Shopee PayLater atau SPayLater kerap menjadi andalan sebagian pengguna Shopee saat membutuhkan solusi pembayaran yang praktis. Dengan sistem Buy Now Pay Later (BNPL) dan limit yang cukup besar, layanan ini sering dianggap mampu membantu kebutuhan mendesak dalam waktu singkat.

Namun, seiring meningkatnya penggunaan SPayLater, muncul pula pertanyaan di kalangan pengguna mengenai kemungkinan mencairkan limit tersebut menjadi uang tunai.

Tidak sedikit yang kemudian mencari cara instan, bahkan tergoda mencoba metode tidak resmi tanpa memahami aturan dan risikonya.

Di tengah maraknya informasi yang beredar, pemahaman terhadap ketentuan resmi Shopee menjadi hal penting. Kesalahan dalam memanfaatkan Shopee PayLater tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat berujung pada sanksi hingga pemblokiran akun.

Baca Juga: 4 Dampak Negatif PayLater yang Jarang Disadari, Bikin Utang Menumpuk

Apa Itu Shopee PayLater dan Fungsinya

SPayLater merupakan layanan “Beli Sekarang, Bayar Nanti” yang disediakan oleh PT Commerce Finance melalui aplikasi Shopee dan ShopeePay. Fitur ini memungkinkan pengguna membeli berbagai produk di Shopee, lalu membayarnya di kemudian hari atau dengan sistem cicilan selama beberapa bulan.

Karena limit yang ditawarkan tergolong besar, SPayLater sering dianggap sebagai alternatif dana darurat. Padahal, secara fungsi, layanan ini bukanlah pinjaman tunai, melainkan fasilitas kredit khusus untuk transaksi pembelian barang di platform Shopee.

Apakah Shopee PayLater Bisa Dicairkan Menjadi Uang Tunai?

Berdasarkan ketentuan resmi Shopee, SPayLater tidak dirancang untuk dicairkan menjadi uang tunai. Shopee juga tidak menyediakan opsi penarikan ke rekening bank, pengiriman ke e-wallet, atau metode pencairan langsung lainnya.

Dengan demikian, tawaran jasa pencairan SPayLater yang beredar di luar platform resmi termasuk bentuk penyalahgunaan layanan. Praktik semacam ini berpotensi melanggar kebijakan Shopee dan dapat menimbulkan risiko serius bagi pengguna.

Baca Juga: Gagal Bayar Lazada PayLater, Benarkah Ada DC Lapangan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Cara Legal Memanfaatkan SPayLater Sesuai Aturan

Meskipun tidak bisa dicairkan secara langsung, SPayLater tetap dapat digunakan secara aman dan legal sesuai peruntukannya. Pengguna disarankan memanfaatkan limit tersebut untuk membeli kebutuhan nyata, baik kebutuhan harian maupun keperluan produktif.

Jika tujuan utama adalah mendapatkan dana tunai, pengguna sebaiknya memilih layanan keuangan yang memang dirancang untuk pencairan uang.

Shopee sendiri menyediakan SPinjam, layanan pinjaman tunai online dari PT Lentera Dana Nusantara yang terdaftar dan diawasi OJK. SPinjam menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan tenor fleksibel mulai dari 2 hingga 12 bulan, serta bunga kompetitif mulai dari 1,95 persen per bulan.

Cara Mencairkan Shopee PayLater ke Rekening yang Masih Dianggap Legal

Meski tidak dianjurkan, sebagian pengguna tetap berupaya mengubah limit SPayLater menjadi uang tunai. Salah satu cara yang masih tergolong legal adalah membeli barang terlebih dahulu, kemudian menjualnya kembali secara mandiri.

Metode ini melibatkan transaksi nyata dan barang fisik, sehingga tidak melanggar aturan penggunaan SPayLater. Namun, pengguna tetap perlu memperhitungkan risiko kerugian akibat selisih harga jual dan cicilan yang harus dibayar.

Mengenal Gestun Shopee PayLater dan Risikonya

Selain cara jual kembali barang, ada pula praktik yang dikenal dengan istilah gestun atau gesek tunai. Dalam konteks SPayLater, gestun dilakukan melalui pihak ketiga yang menawarkan pencairan limit lewat transaksi fiktif.

Praktik ini sangat berisiko karena termasuk penyalahgunaan fasilitas kredit. Dampaknya bisa berupa potongan biaya yang tinggi, penipuan, hingga pemblokiran akun Shopee secara permanen. Oleh karena itu, gestun tidak dapat dianggap sebagai cara aman atau legal untuk mencairkan Shopee PayLater.

Baca Juga: Tagihan Muncul Tanpa Ajukan Pinjaman, Korban Penipuan Shopee PayLater Harus Bagaimana? Begini Cara Menyikapinya

Gunakan Shopee PayLater dengan Bijak

Shopee tidak menyediakan cara resmi untuk mencairkan limit SPayLater menjadi uang tunai. Meski ada cara yang masih dianggap legal, seperti membeli barang lalu menjualnya kembali, metode tersebut tetap memiliki risiko tersendiri.

Pengguna disarankan menghindari gestun atau transaksi fiktif karena berpotensi melanggar aturan dan merugikan diri sendiri. Jika membutuhkan dana cepat, gunakan layanan pinjaman resmi yang memang menyediakan fasilitas pencairan tunai. Dengan memahami aturan dan risikonya, SPayLater dapat dimanfaatkan secara lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab.


Berita Terkait


News Update