POSKOTACOID - Dewasa ini, PayLater bukan lagi istilah Yanga sing di telinga masyarakat. Layanan ini kerap digunakan dalam berbagai transaksi, terutama ketika belanja online.
PayLater hadir menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan transaksi online agar lebih praktis dan cepat.
Dilansir dari Shopee, PayLater adalah metode pembayaran yang memungkinkan masyarakat untuk membeli barang kebutuhan sekarang dan membayarnya di kemudian hari atau 'buy now pay later' (BNPL).
Bagi sebagian orang layanan ini mungkin dinilai sangat menguntungkan karena masyarakat bisa mendapatkan barang yang diinginkan atau dibutuhkan dan membayarnya nanti.
Namun, di balik kemudahan itu ada sederet dampak negatif yang belum banyak disadari masyarakat dan berpotensi mendatangkan risiko di kemudian hari.
Lantas apa saja dampak negatif PayLater yang perlu diketahui dan dihindari? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Dampak Negatif PayLater
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari website resmi Bank Saqu, berikut ini sejumlah dampak negatif PayLater yang belum banyak disadari.
Baca Juga: 4 Tips Aman Pakai Dana PayLater untuk Belanja Online, Simak Selengkapnya
1. Potensi Utang Menumpuk
Dampak negatif yang pertama adalah potensi penumpukan utang akibat kebiasaan belanja yang buruk.
Kemudahan yang ditawarkan layanan PayLater membuat masyarakat terlena untuk terus membeli lebih banyak barang yang tanpa disadari seringkali melebihi batas kemampuan atau pemasukan bulanannya.
