Waspada Phishing! Ini 4 Tips Aman Lindungi Data Pribadi Saat Menggunakan PayLater

Rabu 28 Jan 2026, 13:18 WIB
Awas kasus phishing di paylater, ini tips aman lindungi data pribadi (Sumber: Pinterest/Ritim Ghusraan)

Awas kasus phishing di paylater, ini tips aman lindungi data pribadi (Sumber: Pinterest/Ritim Ghusraan)

POSKOTA.CO.ID - Layanan paylater di Indonesia semakin populer karena menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi tanpa harus membayarnya langsung di awal.

Paylater sering digunakan untuk berbelanja online hingga kebutuhan mendesak bagi banyak penggunanya. Namun, di balik kemudahannya ternyata penggunaan paylater menyimpan risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi

Salah satu ancaman yang sering terjadi adalah penipuan berbasis phishing. Tanpa adanya perlindungan yang tepat, data pribadi para pengguna paylater bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk berbagai kejahatan digital.

Banyak ancaman yang menghantui pengguna paylater seperti penyalahgunaan akun, penagihan ilegal hingga kebocoran data.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini Dampak Telat Bayar Shopee PayLater Meski Hanya Sehari

Pengguna perlu memilih layanan paylater yang legal dan berizin. Platform yang terdaftar dan sudah diawasi otoritas jasa keuangan umumnya memiliki standar keamanan dan kebijakan perlindungan data yang lebih jelas.

Oleh karena itu, penting untuk pengguna memahami cara melindungi data agar tetap aman.

Tips Aman Menggunakan PayLater

Ilustrasi manfaat dan risiko dari paylater. (Sumber: Bank Saqu)

Dilansir dari laman resmi shopeepay.co.id berikut ini adalah tips aman pakai layanan PayLater:

  1. Pilih Paylater yang Berizin

Selalu pilih layanan paylater yang berizin. Pengguna akan lebih tenang dalam setiap transaksinya, karena terhindar dari penyalahgunaan data dan potensi bunga atau denda yang berlebihan.

Pastikan penyedia layanan sudah terdata resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengawasan ini menjamin keamanan transaksi Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir soal perlindungan data maupun transparansi biaya dan layanannya.

  1. Verifikasi 2 Langkah

Metode verifikasi 2 langkah adalah keamanan tambahan yang berfungsi melindungi akun Anda dari tindak penipuan atau penyalahgunaan atas akun yang dimiliki.

Verifikasi ini mewajibkan Anda untuk memasukkan kode unik yakni one time password (OTP) yang dikirimkan ke nomor handphone terdaftar ketika Anda masuk akun maupun melakukan transaksi.

  1. Waspada Penipuan, Selalu Verifikasi Informasi dengan Pihak Resmi

Jika Anda menerima telepon, pesan, atau email yang mencurigakan terkait layanan PayLater, segera hubungi layanan pelanggan melalui Pusat Bantuan di yang Anda gunakan untuk memverifikasi keaslian informasi tersebut. Proteksi akun Anda dengan tidak memberikan data pribadi tanpa memastikan bahwa pihak yang menghubungi Anda adalah resmi dan terpercaya.

4. Pahami Seluruh Kontrak Penggunaan

Sebelum menggunakan paylater, pastikan Anda telah memahami secara menyeluruh kontrak penggunaan yang ditetapkan, seperti syarat dan ketentuan, kebijakan privasi, hingga perjanjian pembiayaan. Apabila Anda membutuhkan informasi maupun penjelasan lebih lanjut mengenai kontrak penggunaan, jangan ragu untuk langsung cek ke Pusat Bantuan.

Baca Juga: Cara Mudah dan Cepat Aktifkan Lazada PayLater, Cek Syaratnya di Sini

Waspada Phishing

Phishing adalah salah satu cara paling umum dalam dunia paylater. Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak resmi seperi customer service, mitra e-commerce, atau lembaga keuangan.

Terdapat beragam modus yang dilakukan yaitu seperti tautan palsu yang tampak menyerupai situs resmi paylater, pesan berisi ancaman akun diblokir, iming-iming hadiah, cashback, atau kenaikan limit mendadak

Untuk terhindar dari kasus phishing paylater pastikan Anda selalui mengecek situs secara teliyi dan tidak mengklik tautan mencurigakan dari SMS, email, atau chat melalui WhatsApp.

Hal terpenting adalah tidak memberikan OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun.


Berita Terkait


News Update