POSKOTA.CO.ID - Layanan paylater di Indonesia semakin populer karena menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi tanpa harus membayarnya langsung di awal.
Paylater sering digunakan untuk berbelanja online hingga kebutuhan mendesak bagi banyak penggunanya. Namun, di balik kemudahannya ternyata penggunaan paylater menyimpan risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi
Salah satu ancaman yang sering terjadi adalah penipuan berbasis phishing. Tanpa adanya perlindungan yang tepat, data pribadi para pengguna paylater bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk berbagai kejahatan digital.
Banyak ancaman yang menghantui pengguna paylater seperti penyalahgunaan akun, penagihan ilegal hingga kebocoran data.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Dampak Telat Bayar Shopee PayLater Meski Hanya Sehari
Pengguna perlu memilih layanan paylater yang legal dan berizin. Platform yang terdaftar dan sudah diawasi otoritas jasa keuangan umumnya memiliki standar keamanan dan kebijakan perlindungan data yang lebih jelas.
Oleh karena itu, penting untuk pengguna memahami cara melindungi data agar tetap aman.
Tips Aman Menggunakan PayLater

Dilansir dari laman resmi shopeepay.co.id berikut ini adalah tips aman pakai layanan PayLater:
- Pilih Paylater yang Berizin
Selalu pilih layanan paylater yang berizin. Pengguna akan lebih tenang dalam setiap transaksinya, karena terhindar dari penyalahgunaan data dan potensi bunga atau denda yang berlebihan.
Pastikan penyedia layanan sudah terdata resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengawasan ini menjamin keamanan transaksi Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir soal perlindungan data maupun transparansi biaya dan layanannya.
- Verifikasi 2 Langkah
Metode verifikasi 2 langkah adalah keamanan tambahan yang berfungsi melindungi akun Anda dari tindak penipuan atau penyalahgunaan atas akun yang dimiliki.
