Situasi sempat mereda sekitar 20 menit. Arpan kemudian terlihat duduk santai di depan kantor sekolah, tanpa menyangka akan terjadi peristiwa lanjutan.
Baca Juga: Pencarian Korban Longsor Pasirlangu, BNPB Kerahkan 2 Pesawat OMC
Guru Dipukul Hingga Berdarah, Video Viral di Media Sosial
Tanpa diduga, MY kembali mendatangi Arpan dengan emosi. Remaja 16 tahun itu berteriak, mengeluarkan kata-kata kasar, dan menantang gurunya untuk berkelahi.
Arpan memilih bersikap tenang dan tidak menanggapi provokasi tersebut. Namun, sikap diam itu justru berujung pada serangan fisik. MY memukul wajah Arpan berkali-kali hingga menyebabkan luka serius.
Dalam video yang beredar, Arpan tampak bertelanjang dada sambil memegang tisu yang telah dipenuhi darah untuk menutupi luka di wajahnya. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami luka robek cukup dalam di bagian alis kanan serta memar lebam di sekitar mata.
Baca Juga: SPPG Labuan Mandiri di Pandeglang Tampung Pangan dari Pelaku UMKM Lokal
Kasus Dilaporkan ke Polisi, Penyelidikan Masih Berjalan
Merasa tidak terima atas perlakuan kasar yang dialaminya saat menjalankan tugas sebagai pendidik, Arpan Lisman langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Luwu Utara agar diproses sesuai hukum yang berlaku.
Foto terakhir yang beredar memperlihatkan Arpan telah kembali mengenakan seragam dinas dengan perban terpasang di atas pelipis kanannya.
Kasus ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi tenaga pendidik di Indonesia, di mana upaya menegakkan disiplin kerap dihadapkan pada risiko keselamatan fisik. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih mendalami laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
