"Kami belum bisa kesana karena banjir masih tinggi. Kami saat ini masih fokus untuk membantu warga yang terdampak banjir. Karena banjir kali ini lumayan luas wilayahnya," ujarnya.
Namun demikian, Made memastikan akan melakukan pemanggilan kepada pihak perusahaan yang diduga sebagai sumber pencemaran tersebut.
"Nanti akan kami panggil pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi. Tapi untuk saat ini akses kesana memang belum bisa dilalui," ucapnya.
