Banjir Genangi Ruas Tol Tangerang-Merak, ASTRA Tol Tamer Turunkan Petugas dan Pasang Tangki Darurat

Sabtu 24 Jan 2026, 21:31 WIB
Kondisi banjir yang merendam jalan tol Tangerang Merak. (Sumber: Istimewa)

Kondisi banjir yang merendam jalan tol Tangerang Merak. (Sumber: Istimewa)

SERANG, POSKOTA.CO.ID – Ruas jalan Tol Tangerang–Merak yang dikelola ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak masih terendam banjir hingga Sabtu, 24 Januari 2026, baik arah Tangerang maupun arah Merak. Genangan air mengganggu kelancaran arus lalu lintas di beberapa titik.

Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan ASTRA Tol Tamer, Sri Mulyo, mengatakan berdasarkan hasil inspeksi 24 jam terakhir, genangan air terpantau di beberapa kilometer. Di KM 38 arah Jakarta, ketinggian air mencapai ±15–40 sentimeter.

“Sementara genangan yang lebih tinggi terjadi di KM 50, baik arah Merak maupun Jakarta. Titik terdalam berada di lajur arah Merak dengan ketinggian ±30–80 sentimeter,” ujar Sri Mulyo.

Baca Juga: 113 Warga Hilang dalam Longsor Cisarua, Tim DVI Polda Jabar Diterjunkan

Ia menambahkan pihak pengelola terus melakukan upaya optimalisasi untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, ASTRA Tol Tamer telah dan sedang melakukan sejumlah upaya penanganan di lapangan,” kata Sri Mulyo.

Upaya itu meliputi pengerahan petugas siaga untuk memantau kondisi genangan dan mengatur arus lalu lintas. Rambu peringatan dan pengamanan juga dipasang di sekitar area terdampak.

Selain itu, pihak tol membuat tanggul sementara menggunakan sandbag berlapis di sepanjang right of way (ROW) dan bahu jalan untuk menahan luapan air. Pengelola juga mengatur tali-tali air guna mempercepat surutnya genangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Balai Jalan, Balai Sungai Provinsi Banten, serta Kepolisian untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan terintegrasi,” ungkap Sri Mulyo.

Dengan intensitas hujan yang diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan, ASTRA Tol Tamer memastikan pemantauan ketinggian air dan potensi luapan akan terus dilakukan.

“Dengan kondisi cuaca saat ini, kami tetap mengupayakan penanganan optimal di lapangan dan melakukan pantauan secara berkala,” kata Sri Mulyo.


Berita Terkait


News Update