JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya untuk keempat kalinya buntut materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Kali ini, laporan dilayangkan Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten, Kamis, 22 Januari 2026, malam WIB.
"Sejumlah materi dalam pertunjukan Pandji menyinggung makna serta kedudukan salat dalam ajaran Islam," kata Ketua Dewan Pembina MPS Banten, KH Matin Syarkowi, Kamis, 22 Januari 2026.
Syarkowi menyoroti pernyataan Pandji yang menyebut seseorang rajin menjalankan salat belum tentu merupakan orang baik. Analogi tersebut dinilai berpotensi dimaknai sebagai penyamaan orang yang konsisten salat dengan kebodohan.
Baca Juga: Berkeliaran saat Banjir, Ular Sanca Batik 4 Meter Bikin Geger Warga Ciledug Indah Tangerang
Menurutnya, pernyataan itu kemudian diperkuat dengan analogi dianggap tidak pantas, yakni perumpamaan tentang siswa yang tidak pernah bolos sekolah, tetapi tetap disebut bodoh.
“Dalam keyakinan umat Islam, sala baik fardu maupun sunah adalah fondasi akhlak. Orang yang menjaga salat diyakini sebagai pribadi yang baik, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis,” ujarnya.
Selain itu, kata Martin, pihaknya juga menyoroti cerita lain dalam materi komedi tersebut yang menggambarkan seorang pilot pesawat mengajak penumpang melaksanakan shalat safar saat terjadi gangguan penerbangan.
Matin menjelaskan, ilustrasi itu tidak berdasar dan terkesan dibuat-buat. Kata dia, keseluruhan analogi yang digunakan Pandji tidak sepadan dan berpotensi melecehkan ibadah, terlebih karena disampaikan dalam konteks hiburan yang mengundang tawa penonton.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
"(Itu) dapat melukai perasaan umat Islam, mengingat shalat merupakan tiang agama," kata Matin.
