DPRD DKI Minta Pemprov Tambah Pompa untuk Kurangi Banjir di Jakarta Barat

Jumat 23 Jan 2026, 20:53 WIB
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu, saat meninjau rumah pompa di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 23 Januari 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu, saat meninjau rumah pompa di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 23 Januari 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

KEBON JERUK, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu menyebut Pemprov DKI perlu menambah pompa air untuk mengatasi banjir yang melanda sejumlah ruas jalan dan permukiman di Jakarta Barat.

Hal itu disampaikan Kevin setelah dirinya meninjau langsung tiga rumah pompa yang berada di wilayah Grogol Petamburan dan Kebon Jeruk.

"Salah satu yang diusulkan adalah penambahan pompa mobile ya, saya rasa beberapa titik masih membutuhkan itu," kata Kevin kepada wartawan, Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Kevin menyebut peninjauan ini sekaligus untuk melihat bagaimana kesiapan petugas dan juga infrastruktur penanganan banjir seperti mesin pompa.

Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya

"Kami melihat dari sisi sumber daya manusianya sudah maksimal hanya ada beberapa catatan di infrastruktur," ucap dia.

Menurut dia, Pemprov DKI harus melakukan langkah konkret dalam menangani masalah banjir di Jakarta. Apalagi banjir yang terjadi sejak beberapa hari ini terbilang lama surut.

Ia menyoroti pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang pernah menyebut jika banjir di Jakarta sekarang ini surut dengan cepat. Namun fakta di lapangan justru tidak.

"Padahal yang menjadi sorotan kami pak gubernur pernah menjanjikan bahwa banjir di Jakarta akan ditanggulangi dalam waktu 1 sampai 1,5 jam," kata Kevin.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

"Nah inilah catatan kami ketika janji tidak seperti yang diharapkan maka kami menagih, kami memantau dan kami tentu harus membantu beliau agar ini bisa terrealisasi," tambahnya.


Berita Terkait


News Update