“Kita di sini ada 22 kios daging. Nyampur, ada daging sapi, ayam fillet, ikan juga. Tapi hari ini sudah full tutup, direncanakan sampai Sabtu,” ungkapnya.
Aksi mogok ini dipicu oleh kenaikan harga daging yang dinilai tidak sebanding dengan daya beli masyarakat. Ia berharap persoalan harga dapat segera diselesaikan agar para pedagang bisa kembali beroperasi secepatnya.
“Itu kenaikan harga aja. Mudah-mudahan mereka dapat hasil hari ini, ada perubahan harga, mungkin besok bisa operasi lagi. Harapan kita sih besok harus operasi karena kan masyarakat juga berdampak,” kata dia.
Baca Juga: Sebuah Gedung Tempat Tinggal Pekerja Bangunan di Cimanggis Depok Ludes Terbakar
Zainudin mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kenaikan harga daging tidak hanya memukul pedagang, tetapi juga konsumen kecil dan pelaku usaha makanan seperti pedagang bakso.
“Kita prihatin juga karena tiap hari sama mereka. Konsumen-konsumen yang beli eceran kasihan, pedagang bakso, pedagang daging juga. Keadaan ekonomi lagi pailit begini ditambah lagi begini, kasihan buat mereka,” ujarnya. (cr-4)
