Hujan Deras Rendam 132 RT dan 22 Ruas Jalan di Jakarta

Kamis 22 Jan 2026, 21:33 WIB
Kondisi banjir di jalan DI Panjaitan sebabkan kemacetan pada Kamis, 22 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Kondisi banjir di jalan DI Panjaitan sebabkan kemacetan pada Kamis, 22 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026, memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 132 rukun tetangga (RT) dan 22 ruas jalan terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 150 sentimeter.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 132 RT dan 22 ruas jalan tergenang," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada awak media.

Di Jakarta Barat, banjir merendam 31 RT yang tersebar di tujuh kelurahan. Di Kelurahan Duri Kosambi, lima RT terendam setinggi 50 hingga 80 sentimeter akibat hujan deras dan luapan Kali Angke. Di Kelurahan Kapuk, tiga RT tergenang setinggi 40 hingga 65 sentimeter. Kelurahan Kedaung Kali Angke mencatat delapan RT terendam setinggi 70 hingga 80 sentimeter.

Genangan juga terjadi di Kelurahan Rawa Buaya lima RT setinggi 45 hingga 150 sentimeter, Kelurahan Kedoya Utara tujuh RT setinggi 15 hingga 80 sentimeter, Kelurahan Sukabumi Selatan dua RT setinggi 20 sentimeter, serta Kelurahan Sukabumi Utara satu RT setinggi 30 sentimeter.

Di Jakarta Pusat, banjir melanda 27 RT di Kelurahan Karet Tengsin dengan ketinggian air 30 hingga 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi.

Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan RT terdampak terbanyak, yakni 46 RT. Di Kelurahan Pondok Labu, satu RT terendam setinggi 50 sentimeter akibat luapan Kali Krukut. Di Kelurahan Cipete Utara, tiga RT tergenang setinggi 80 sentimeter. Banjir terluas terjadi di Kelurahan Petogogan dengan 26 RT terendam setinggi sekitar 50 sentimeter akibat luapan Kali Krukut.

Baca Juga: Banjir Melanda Wilayah Pandeglang, Ibu Hamil Dievakuasi Pakai Perahu

Genangan juga terjadi di Kelurahan Cipulir satu RT setinggi 60 sentimeter, Kelurahan Pondok Pinang empat RT setinggi 70 sentimeter akibat luapan Kali Pesanggrahan, Kelurahan Pela Mampang sembilan RT setinggi 90 sentimeter akibat luapan Kali Mampang, serta Kelurahan Cilandak Timur dua RT setinggi 55 sentimeter akibat luapan Kali Krukut.

Di Jakarta Timur, tercatat 26 RT terdampak. Banjir merendam satu RT di Kelurahan Rawa Terate setinggi 90 sentimeter, satu RT di Kelurahan Lubang Buaya setinggi 30 sentimeter akibat luapan Kali Sunter, empat RT di Kelurahan Bidara Cina setinggi 65 hingga 85 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung, dan empat RT di Kelurahan Kampung Melayu setinggi 75 hingga 100 sentimeter.

Selain itu, genangan terjadi di Kelurahan Cawang lima RT setinggi 50 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung, Kelurahan Cililitan dua RT setinggi 50 sentimeter, Kelurahan Cipinang Melayu lima RT setinggi 75 sentimeter akibat luapan Kali PHB Sulaiman, serta Kelurahan Makasar empat RT setinggi 30 sentimeter.

Di Jakarta Utara, banjir merendam dua RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

Isnawa menyebut sebagian warga terpaksa mengungsi akibat banjir.

"Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke, sebanyak 11 kepala keluarga atau 28 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Khaeer," kata Isnawa.

Ia menambahkan sejumlah wilayah sudah mulai surut.

"Satu RT di Kelurahan Gandaria Selatan dan satu RT di Kelurahan Jagakarsa," ungkapnya.

Selain permukiman, banjir juga menggenangi 22 ruas jalan. Di Jakarta Pusat, genangan terjadi di Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru, setinggi 20 sentimeter. Di Jakarta Utara, genangan terpantau di Jalan GBI, Kelapa Gading Barat, setinggi 25 sentimeter.

Di Jakarta Barat, genangan terjadi di Jalan Srengseng Raya setinggi 35 sentimeter, Jalan Daan Mogot Km 13 setinggi 50 sentimeter, Jalan Peternakan II setinggi 20 sentimeter, Jalan Gotong Royong setinggi 40 sentimeter, Jalan Manyar I setinggi 20 sentimeter, Jalan Kapuk Bongkaran setinggi 40 sentimeter, depan RS Soeharto Heerdjan setinggi 10 sentimeter, Jalan Taman Kota setinggi 20 sentimeter, Perumahan BTN Jalan Delima VIII setinggi 40 sentimeter, serta Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya masing-masing setinggi 65 sentimeter.

Di Jakarta Selatan, genangan terjadi di Jalan Pulo Raya IV Petogogan setinggi 50 sentimeter, Jalan Kemang Utara IX di Bangka dan Duren Tiga setinggi 30 sentimeter, Kantor Kelurahan Ciganjur setinggi 10 sentimeter, serta Jalan Bintaro Permai Raya setinggi 30 sentimeter.

Baca Juga: Update Banjir Jakarta Hari Ini, 12 RT dan 17 Ruas Jalan Tergenang

Di Jakarta Timur, banjir menggenangi Jalan Taruna Pahlawan Revolusi setinggi 60 sentimeter, Jalan Raya Cipinang Indah setinggi 40 sentimeter, serta Jalan Kebon Pala II setinggi 40 hingga 60 sentimeter.

Sejumlah ruas jalan dilaporkan sudah surut, di antaranya Jalan Letjen Suprapto di Cempaka Putih Timur, Jalan Rajawali Selatan Raya di Gunung Sahari Utara, Jalan Gaya Motor Raya dan sekitarnya di Sungai Bambu, Fly Over Pesing di Kedaung Kali Angke, Jalan Yusuf di Sukabumi Utara, Jalan Tanjung Pura II di Pegadungan, Jalan Komplek Puri Mutiara V di Cilandak Barat, Jalan Bank Raya di Pela Mampang, Jalan Cempaka VI di Cakung Timur, Jalan Jati Padang Baru, hingga Jalan DI Panjaitan Bypass di Kebon Pala.

Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran berfungsi optimal.

"Bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujar Isnawa. (cr-4)


Berita Terkait


News Update