Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna mengatakan, sebelum pencarian dihentikan, pihaknya bersama Basarnas Jakarta, BPBD, Damkar juga tim rescue PT Antam telah melakukan pencarian para Selasa siang, 20 Januari 2026.
Tim pencari mulai memasuki lubang galian ilegal itu sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Dari video yang diambil, lalu ditunjukkan kepada korban selamat kepulan asap tebal di lubang tambang tersebut, membenarkan bahwa tempat yang didatangi Basarnas adalah lokasi mereka terjebak.
"Video yang menurut keterangan dari pada orang yang selamat kemarin, memang betul disitu namun seluruh korban tidak ditemukan di lokasi yang diduga ada korban," kata Ucup.
"Kemudian, jam 18.00 tim gabungan Polres Polda dan Tim SAR, Antam, untuk sementara pencerian dihentikan," pungkasnya. (cr-6)
