BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung Barat, umumkan pemberangkatan calon jemaah haji (Ccalhaj), yang berada di wilayah kerjanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) KBB, Enjah Sugiarto, menyebutkan, di tahun 2026 ini, jalan jemaah haji dari Bandung Barat ada sebanyak 75 orang.
"Mereka (Calhaj), yang berangkat ini telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), serta memenuhi syarat istithaah atau mampu secara kesehatan dan administrasi," kata Enjah, Selasa 20 Januari 2026.
Dia menambahkan, kuota haji untuk Bandung Barat tahun ini hanya sebanyak 168 orang. Kuota tersebut terdiri dari 105 jemaah sesuai nomor urut porsi dan 63 jemaah prioritas lansia.
"Hingga 9 Januari 2026, yang sudah melunasi pembayaran baru sekitar 53 persen," ucapnya
Ia merinci, total calon jemaah yang telah melunasi mencapai 93 orang termasuk kuota cadangan. Namun, yang dipastikan berangkat saat ini sebanyak 75 orang, terdiri dari 74 jemaah reguler noncadangan dan satu orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
"Untuk kuota cadangan, kepastian berangkatnya masih menunggu rilis resmi," ujarnya.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp91.774.481. Dari jumlah tersebut, nilai manfaat sebesar Rp33.215.559 dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp58.559.022.
Baca Juga: Pembayaran Gaji ASN di Pandeglang Terlambat, Sekda: Pencairan Rampung Pekan Ini
Enjah mengungkapkan, masih banyak calon jemaah yang belum melunasi pembayaran dengan berbagai alasan. Mulai dari menunda keberangkatan karena faktor ekonomi, menunggu mahram, keperluan keluarga, hingga kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat istithaah.
