Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Terbaru Pinjaman Rp150 Juta, Ini Syarat dan Tahapan Pengajuannya

Selasa 20 Jan 2026, 12:49 WIB
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) 2026. (Sumber: BRI)

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) 2026. (Sumber: BRI)

POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) bisa menjadi andalan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tahun 2026.

Skema pembiayaan bersubsidi dari pemerintah ini menawarkan akses permodalan dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang relatif mudah.

KUR BRI 2026 sendiri hadir dengan suku bunga yang sangat kompetitif, yakni berkisar antara 3 persen hingga 6 persen efektif per tahun.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kredit komersial perbankan yang umumnya berada di kisaran 12 hingga 20 persen per tahun.

Namun demikian, sebelum mengajukan pinjaman, pelaku UMKM perlu memahami secara menyeluruh skema cicilan yang akan dibayarkan setiap bulan.

Informasi mengenai tabel angsuran KUR BRI 2026 menjadi hal penting agar calon debitur dapat menyesuaikan kemampuan bayar dengan kondisi keuangan usaha.

Perencanaan yang matang dinilai mampu meminimalkan risiko kredit macet sekaligus menjaga kesehatan usaha dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp150 juta, mulai dari simulasi cicilan berdasarkan tenor, persyaratan yang harus dipenuhi, hingga tahapan pengajuan baik secara online maupun offline.

Adapun informasi mengenai tabel angsuran KUR BRI 2026 lengkap dengan syarat dan cara pengajuannya.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Rp150 Juta

KUR BRI 2026 tetap mengacu pada kebijakan subsidi bunga dari pemerintah. Debitur dapat memilih tenor pinjaman yang fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan, menyesuaikan dengan kemampuan dan arus kas usaha.

Berikut adalah tabel estimasi angsuran KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp150 juta yang bisa disimak selengkapnya

  • 12 bulan: Rp13.250.000 per bulan
  • 18 bulan: Rp9.083.333 per bulan
  • 24 bulan: Rp7.000.000 per bulan
  • 36 bulan: Rp4.916.667 per bulan
  • 48 bulan: Rp3.875.000 per bulan
  • 60 bulan: Rp3.250.000 per bulan

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Agar pengajuan KUR BRI 2026 dapat diproses, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan usaha.

  • Persyaratan ini ditetapkan untuk memastikan bahwa dana KUR benar-benar disalurkan kepada pelaku usaha yang produktif. Adapun syarat KUR BRI 2026 antara lain yakni.
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit produktif lain, kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit
  • Menyiapkan dokumen berupa e-KTP, Kartu Keluarga, dan buku nikah (bagi yang sudah menikah)
  • Memiliki legalitas usaha berupa NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
  • Memiliki NPWP, khususnya untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Punya Istri Berapa dan Siapa Saja Anaknya? Ini Profil Keluarga Muzakir Manaf yang Diduga Nikah Lagi di Malaysia

Cara Pengajuan KUR BRI 2026

Calon debitur KUR BRI dapat mengajukan pinjaman melalui dua jalur, yakni secara online melalui website resmi dan secara langsung (offline) melalui kantor cabang BRI. Berikut tahapan lengkapnya.

Pengajuan KUR BRI Secara Online

Akses laman resmi: Calon pemohon membuka situs resmi KUR BRI di https://kur.bri.co.id melalui browser di ponsel atau komputer.

Pilih menu pengajuan pinjaman: Pada halaman utama, pemohon memilih menu “Ajukan Pinjaman”.

Login atau registrasi akun: Pemohon masuk menggunakan akun yang telah terdaftar. Bagi yang belum memiliki akun, diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Tentukan jenis produk KUR: Pilih produk KUR yang sesuai dengan kebutuhan dan skala usaha yang dijalankan.

Setujui syarat dan ketentuan: Pemohon diminta membaca dan menyetujui seluruh syarat serta ketentuan yang berlaku sebelum melanjutkan proses pengajuan.

Isi formulir pengajuan: Data pribadi dan informasi usaha diisi secara lengkap dan benar sesuai kondisi sebenarnya.

Unggah dokumen persyaratan: Dokumen yang diminta antara lain e-KTP, foto usaha, serta surat keterangan usaha atau dokumen legalitas usaha lainnya.

Cek estimasi cicilan: Pemohon dapat memanfaatkan fitur kalkulator angsuran untuk mengetahui perkiraan cicilan bulanan sesuai plafon pinjaman.

Kirim permohonan pinjaman: Setelah seluruh data terisi, pemohon menekan tombol “Ajukan Pinjaman” untuk mengirimkan permohonan.

Proses verifikasi dan survei

Tahap selanjutnya adalah verifikasi data dan survei lapangan yang akan dilakukan oleh petugas BRI.

Pengajuan KUR BRI Secara Offline

Siapkan dokumen persyaratan: Pemohon menyiapkan seluruh dokumen sesuai dengan jenis KUR yang akan diajukan.

Datangi kantor unit BRI terdekat: Pengajuan dilakukan di kantor BRI yang sesuai dengan domisili atau lokasi usaha.

Ambil nomor antrean layanan KUR: Pemohon mengambil antrean khusus untuk layanan Kredit Usaha Rakyat.

Konsultasi dengan petugas BRI: Pemohon akan dilayani oleh Customer Service atau Mantri KUR untuk mendapatkan penjelasan dan mengisi formulir pengajuan.

Serahkan dokumen untuk verifikasi: Seluruh dokumen persyaratan diserahkan kepada petugas untuk dilakukan pemeriksaan.

Tunggu jadwal survei usaha: Petugas BRI akan melakukan survei ke lokasi usaha pemohon sesuai jadwal yang ditentukan.

Penandatanganan akad kredit: Jika pengajuan disetujui, pemohon akan dipanggil untuk melakukan penandatanganan akad kredit.

Pencairan dana: Dana pinjaman KUR BRI akan dicairkan dan masuk ke rekening BRI milik pemohon.

Dengan memahami informasi mengenai tabel angsuran KUR BRI 2026, syarat, dan cara pengajuannya, pelaku UMKM bisa memanfaatkannya agar usaha lebih maju.


Berita Terkait


News Update