POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 diprediksi kembali menjadi pilihan utama pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha dengan bunga ringan.
Skema pembiayaan ini dinilai efektif mendorong pengembangan usaha tanpa memberikan tekanan berlebih pada arus kas pelaku bisnis.
Sebagai bank penyalur terbesar, Bank Rakyat Indonesia (BRI) diperkirakan tetap memegang peran strategis dalam menyalurkan KUR, sejalan dengan komitmen pemerintah memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia.
Dilansir dari laman resmi Bank BRI dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI pada Selasa, 20 Januari 2026, Berikut informasi mengenai KUR BRI.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Bunga KUR BRI 2026 Tetap 6 Persen per Tahun

KUR BRI 2026 menawarkan suku bunga sebesar 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan.
Debitur juga diberikan fleksibilitas tenor cicilan hingga 60 bulan, sehingga angsuran dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan usaha.
Kebijakan ini dinilai memberikan ruang bagi UMKM untuk menjaga stabilitas keuangan sekaligus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Jadi Acuan Calon Debitur
Tabel angsuran KUR BRI 2026 menjadi informasi krusial bagi calon peminjam sebelum mengajukan kredit.
Dengan mengetahui estimasi cicilan, pelaku usaha dapat menghitung kemampuan bayar dan menghindari risiko kredit bermasalah.
