POSKOTA.CO.ID - Program bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali menjadi sasaran empuk kejahatan digital.
Masyarakat diminta lebih waspada terhadap maraknya penipuan bermodus phishing yang mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos).
Pelaku penipuan umumnya menyebarkan pesan singkat atau tautan palsu yang seolah-olah berasal dari Kemensos. Tujuannya adalah mencuri data pribadi hingga menguras saldo rekening korban.
Modus ini kerap menyasar penerima bansos yang kurang memahami perbedaan antara informasi resmi dan hoaks.
Jangan Sampai Salah Klik, Waspada Penipuan untuk Penerima Bansos

Salah satu modus yang sering beredar adalah pesan berantai berisi tautan “pendaftaran PKH/BPNT” atau fitur “cek bansos” palsu.
Tautan tersebut mengarahkan korban ke situs tidak resmi yang menyerupai laman Kemensos, namun menggunakan domain selain kemensos.go.id.
Padahal, Kemensos menegaskan tidak pernah membuka pendaftaran bansos melalui pesan pribadi seperti WhatsApp, SMS, atau email.
Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui situs web dan aplikasi resmi Kementerian Sosial.
Contoh Modus Phishing yang Perlu Diwaspadai
Berikut adalah contoh modus-modus phising yang dikutip dari akun TikTok @xola.idn Selasa, 13 Januari 2026:
