Hujan Deras Landa Jakarta Sejak Pagi, BPBD DKI Catat 63 RT dan 23 Ruas Jalan Tergenang

Senin 12 Jan 2026, 22:14 WIB
Banjir rendam sejumlah wilayah di Jakarta Utara, Senin 12 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

Banjir rendam sejumlah wilayah di Jakarta Utara, Senin 12 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

Lima RT di Kelurahan Bidara Cina terendam dengan ketinggian air berkisar antara 80 hingga 85 sentimeter akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung. Empat RT di Kelurahan Kampung Melayu mengalami genangan setinggi 100 sentimeter, sementara lima RT di Kelurahan Cawang tergenang dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter. Di Kelurahan Cililitan, genangan setinggi 70 sentimeter merendam tiga RT. Seluruh wilayah terdampak di Jakarta Timur masih dalam penanganan.

Untuk wilayah Jakarta Utara, BPBD mencatat terdapat 14 RT yang tergenang. Di Kelurahan Tanjung Priok, dua RT tergenang dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Di Kelurahan Lagoa, dua RT terendam dengan ketinggian air antara 10 hingga 15 sentimeter. Genangan setinggi 50 hingga 60 sentimeter terjadi di lima RT di Kelurahan Kebon Bawang. 

Selain itu, genangan setinggi 50 sentimeter tercatat di satu RT di Kelurahan Sukapura, 60 sentimeter di satu RT di Kelurahan Semper Barat, serta 35 sentimeter di dua RT di Kelurahan Warakas. Seluruh genangan di Jakarta Utara disebabkan oleh curah hujan tinggi dan masih dalam proses penanganan.

Baca Juga: Uang Kompensasi Penutupan Tambang di Bogor Belum Dibayar, Warga Tiga Kecamatan Gelar Demo

Titik Lokasi Pengungsian Warga

Akibat genangan tersebut, BPBD juga mencatat adanya warga yang mengungsi di sejumlah lokasi. Di Jakarta Barat, pengungsian tercatat di Kelurahan Kamal yang dipusatkan di Masjid Al Falah dengan jumlah pengungsi mencapai 500 kepala keluarga atau sekitar 700 jiwa. Selain itu, warga Kelurahan Tegal Alur mengungsi ke rumah susun dengan jumlah 30 kepala keluarga atau 130 jiwa. 

Kemudian di Jakarta Selatan, pengungsian terdapat di Kelurahan Cipete Utara yang berlokasi di Mushola Nurul Iman dengan jumlah empat kepala keluarga atau delapan jiwa.

Sementara itu, di Jakarta Utara, pengungsian tersebar di beberapa kelurahan. Di Kelurahan Kebon Bawang, pengungsi menempati Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushola Al Ikhlas, Kantor RW, serta SDN 05 Kebon Bawang dengan jumlah pengungsi mencapai 256 kepala keluarga atau 257 jiwa. 

Di Kelurahan Lagoa, pengungsian berada di Masjid Al Barokah dan Sekretariat RW 05 dengan jumlah 12 kepala keluarga atau 25 jiwa. Di Kelurahan Warakas, pengungsi berada di Mushola Baiturahim, Masjid Miftahulsalam, dan Mushola Al Wasilatul Iman dengan total 80 kepala keluarga atau 175 jiwa. 

Selain itu, di Kelurahan Semper Barat, pengungsian tercatat di Rusun Embrio dengan jumlah 207 kepala keluarga atau 625 jiwa serta di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari dengan jumlah 25 kepala keluarga atau 81 jiwa. Isnawa menyebut, terdapat sejumlah wilayah yang genangannya telah surut.

"Yakni satu RT di Kelurahan Tengah, satu RT di Kelurahan Cilandak Timur, serta dua RT di Kelurahan Tanjung Priok," kata Isnawa. 

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan 9 Waduk, Diyakini Bisa Kurangi Banjir di Jakarta

Air Genang Beberapa Ruas Jalan Ibukota

Selain permukiman, genangan juga merendam 23 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan wilayah lainnya. 


Berita Terkait


News Update