Sementara itu, Team Principal Audi Revolut F1 Team, Jonathan Wheatley, menambahkan bahwa momen ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi internal tim, yang kini mengalihkan fokus menuju pengujian lintasan dan persiapan balapan perdana di Melbourne.
Partisipasi Audi di Formula 1 membuka babak baru dalam sejarah motorsport pabrikan tersebut, sekaligus menegaskan karakter German Engineering yang menekankan presisi, efisiensi, dan inovasi di level kompetisi tertinggi.
Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra menyebutkan F1 sebagai ajang pembuktian nilai-nilai teknis Audi.
“Formula 1 adalah panggung tertinggi untuk menunjukkan filosofi Vorsprung Durch Technik. Bukan semata tentang kecepatan, tetapi juga tentang ketenangan, presisi, dan control di bawah tekanan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa prinsip yang sama diterapkan pada pengembangan produk Audi yang dipasarkan di Indonesia.
“Setiap produk dibangun dengan cara berpikir yang sama seperti yang Audi gunakan di Formula 1, agar pelanggan merasakan pengalaman berkendara yang lebih percaya diri, berkelas, dan relevan dalam keseharian melalui inovasi serta presisi khas rekayasa Jerman,” ucapnya.
Agenda Audi F1 Selanjutnya
Setelah sukses melakukan fire-up perdana, Audi Revolut F1 Team bersiap memasuki fase berikutnya. Tim dijadwalkan meluncurkan identitas dan livery resmi pada 20 Januari 2026 di Berlin, sebelum melanjutkan program pengujian di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh Audi jelang debut resminya di Formula 1 musim 2026.
