JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Momentum Lebaran selalu identik dengan tradisi pulang kampung. Setiap tahunnya mobilitas masyarakat meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk bagi pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
Di sisi lain, tingginya volume perjalanan mudik juga memunculkan perhatian terhadap faktor keselamatan dan kenyamanan di jalan. Risiko berkendara jarak jauh dengan sepeda motor menjadi salah satu isu yang terus disorot setiap musim mudik.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealer termasuk PT Wahana Makmur Sejati (WMS) wilayah Jakarta-Tangerang menghadirkan program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026.
Program tahunan ini disiapkan sebagai alternatif perjalanan bagi konsumen sepeda motor Honda agar dapat mudik tanpa harus mengendarai motor jarak jauh di tengah kepadatan arus Lebaran.
Baca Juga: 60 Komunitas Honda Ikut Honda Community Visit, Fokus Riding Experience dan Safety

Melalui skema ini, sepeda motor peserta akan diangkut menggunakan truk menuju kota tujuan. Sementara itu, pemudik diberangkatkan dengan bus yang telah disiapkan penyelenggara.
Dalam pelaksanaannya, kendaraan roda dua milik peserta memperoleh perlindungan asuransi selama proses pengiriman hingga tiba di lokasi tujuan.
Program mudik bareng tahun ini melayani dua kota utama, yaitu Yogyakarta (titik turun di Jogja Expo Center) dan Semarang (titik turun di Museum Ronggo Warsito).
Pemilihan lokasi disebut mempertimbangkan kemudahan akses bagi peserta untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.
Baca Juga: Isuzu Bidik Pertumbuhan Lebih Tinggi di 2026, Pangsa Pasar Sudah 29 Persen
Syarat Peserta Program
Lebih lanjut, program ini terbuka bagi masyarakat sebagai pemilik sepeda motor Honda. Setiap unit motor dapat diikuti maksimal dua orang peserta. Adapun dokumen yang wajib dibawa saat pendaftaran dan keberangkatan meliputi:
- KTP
- SIM
- STNK
