Rekening telah diverifikasi, tetapi belum tentu dana tersedia jika belum muncul SI atau SPM.
Exclude
Artinya KPM tidak menerima bantuan pada periode tersebut.
Menurut penjelasan umum Kemensos, status SI biasanya diikuti pencairan dalam hitungan hari, meskipun waktu pastinya bergantung pada bank penyalur seperti BRI atau BNI.
Kondisi Terkini SIKS-NG PKH dan BPNT 2026
Melansir dari channel Youtube @Sukron Channel, berdasarkan pemantauan awal Januari 2026, periode PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2026 belum muncul di SIKS-NG.
Periode terakhir yang masih terlihat adalah Tahap 4 tahun 2025 (Oktober–Desember), dan sebagian KPM masih menunggu penyelesaian pencairan.
Hal ini menegaskan bahwa BLT Kesra tidak lagi menjadi program reguler di 2026, namun KPM eks penerima masih memiliki peluang masuk ke PKH atau BPNT jika memenuhi kriteria terbaru.
“Penerima BLT Kesra sebelumnya tetap bisa diusulkan sebagai penerima PKH atau BPNT 2026, namun keputusan akhir sepenuhnya berada di pemerintah pusat,” sebagaimana dijelaskan dalam berbagai sosialisasi bansos.
Peluang Eks Penerima BLT Kesra Dapat Bansos 2026
KPM yang menerima BLT Kesra 2025, terutama yang berada di desil 1–4, masih memiliki peluang besar masuk ke program bansos reguler. Proses pengusulan dapat dilakukan melalui:
- Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Pemerintah desa/kelurahan, dengan melengkapi dokumen administrasi resmi
Namun, penting dipahami bahwa kuota bansos ditentukan oleh pemerintah pusat, bukan oleh aparat desa atau pendamping sosial. Desa hanya berperan dalam mengusulkan dan memverifikasi data.
Tambahan Bantuan di Luar PKH dan BPNT
Selain PKH dan BPNT, terdapat beberapa bantuan lain yang patut dicermati KPM:
Aktivasi Rekening PIP
