DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Keluarga besar Dedi Setiawan alias Menyeng, 40 tahun, mengaku sangat kehilangan sosok yang dikenal dekat dengan semua orang setelah korban tewas dibunuh.
Dedi Setiawan alias Menyeng, bapak dua anak, tewas setelah dibunuh oleh temannya sendiri berinisial S saat sedang beristirahat di rumahnya di RT 02 RW 002, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Kamis, 8 Januari 2026, malam.
Adik kandung korban, Adit, 36 tahun, mengatakan keluarga sangat merasakan kehilangan almarhum yang dikenal dekat dengan keluarga.
"Semasa hidup korban dikenal sebagai sosok yang suka ngobrol, supel, dan mudah bergaul dengan semua orang," ujar Adit kepada Poskota di rumah duka RT 02 RW 002, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat, 9 Januari 2026.
Adit menyebut keseharian korban bekerja sebagai juru parkir di Superindo Cilangkap, Tapos, Kota Depok.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Jukir di Depok Ternyata Rekan Kerja Korban, Motif Dipicu Masalah Utang
"Sebelum jadi tukang parkir di Superindo, kakak pernah menjadi seorang jurnalis. Kartu id pers masih disimpan kakak setelah tidak lagi menjadi jurnalis, sekarang jadi tukang parkir buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," paparnya.
Adit menambahkan, setelah kedua orang tua meninggal dunia, rumah yang ditempati korban sekaligus menjadi tempat kejadian perkara hanya dihuni dua orang.
"Saya sama abang pertama Soni Hermawan tinggal satu rumah. Anak dan istri korban yang masih kecil-kecil sekolah SD tinggal daerah Kranggan," tuturnya.
Adit berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.
"Hukum seberat-beratnya sesuai dengan perilaku yang dilakukan pelaku," tuturnya.
