POSKOTA.CO.ID - Awal 2026 menjadi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai program pembiayaan bersubsidi untuk memperkuat permodalan usaha dengan bunga ringan dan tenor yang fleksibel.
Sebagai bank penyalur terbesar, Bank Rakyat Indonesia (BRI) membuka pengajuan KUR BRI 2026 dengan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta.
Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang belum sepenuhnya terlayani kredit perbankan formal.
Agar pengajuan lebih tepat sasaran dan cicilan tetap aman, pelaku UMKM perlu memahami jenis KUR, persyaratan, cara daftar, hingga simulasi angsuran berbasis omzet.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
Apa Itu KUR BRI 2026?

Dilansir dari laman resmi kur.bri.co.id pada Kamis, 8 Januari 2026 berikut penjelasannya:
KUR BRI 2026 menawarkan bunga tetap 6 persen per tahun dengan proses yang relatif mudah.
Plafon pembiayaan disesuaikan dengan skala usaha, sementara tenor dapat dipilih hingga 60 bulan untuk menjaga stabilitas arus kas.
Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong keberlanjutan dan ekspansi usaha secara bertahap.
Baca Juga: Link Video Bocil Block Blast Zoom Viral Banyak di Cari? Ini Fakta di Baliknya
Jenis KUR BRI yang Tersedia
BRI menyediakan beberapa skema pembiayaan sesuai kebutuhan pelaku usaha, antara lain:
- KUR Mikro, ditujukan bagi usaha kecil yang masih berkembang dengan kebutuhan modal awal.
- KUR Kecil, menyasar usaha yang sudah stabil dan ingin melakukan ekspansi usaha.
- KUR TKI, pembiayaan khusus bagi calon tenaga kerja Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
