Insiden ini langsung menyedot perhatian publik karena Hyundai Ioniq 5 N dikenal sebagai mobil listrik performa tinggi yang tergolong baru di pasar Indonesia.
Model tersebut berada di bawah divisi Hyundai N, lini performa yang selama ini identik dengan teknologi balap dan karakter sporty.
Hyundai Ioniq 5 N resmi diperkenalkan di Indonesia pada GIIAS 2024 dan telah berstatus CKD (Completely Knocked Down), dirakit di fasilitas PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Baca Juga: Sony-Honda Pamer Mobil Listrik di CES 2026, Bisa Dipakai Main PS
Spesifikasi Performa Hyundai Ioniq 5 N
Hyundai Ioniq 5 N dibangun di atas platform E-GMP (Electric Global Modular Platform) yang telah disesuaikan untuk kebutuhan performa tinggi.
Mobil ini mengusung dua motor listrik (dual motor AWD) dengan output tenaga maksimal 609 PS dan torsi 740 Nm. Melalui fitur N Grin Boost, tenaga dapat ditingkatkan hingga 650 PS selama 10 detik.
Akselerasi dari 0-100 km/jam diklaim mampu diraih dalam waktu sekitar 3,4 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 260 km/jam.
Sumber tenaga berasal dari baterai berkapasitas 84 kWh, yang dirancang tidak hanya untuk jarak tempuh, tetapi juga menopang performa tinggi dua motor listrik.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 377 km untuk penggunaan dalam kota dan sekitar 319 km di jalan tol. Pengisian cepat DC memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 18 menit.
Dari sisi fitur, Hyundai menyematkan teknologi khas divisi N, seperti N Launch Control, N e-Shift, N Pedal, serta N Active Sound+ yang mensimulasikan suara mobil performa konvensional.
Secara tampilan, mobil ini tampil agresif dengan velg 21 inci, spoiler belakang, aksen merah khas N, serta desain bumper sporty. Interiornya dibekali layar ganda 12,3 inci, setir dengan tombol khusus N, sistem ADAS, dan tujuh airbag. Di pasar Indonesia, Hyundai Ioniq 5 N dibanderol sekitar Rp1,4 miliar.
