POSKOTA.CO.ID - Kemenangan yang sudah berada di genggaman Persib Bandung sirna tepat di detik-detik terakhir pertandingan.
Gol dramatis yang dicetak Persik Kediri pada masa injury time membuat laga berakhir imbang 1-1 dalam duel pekan lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026) malam WIB.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Persib Bandung. Tambahan satu poin tidak cukup untuk menggeser Borneo FC dari puncak klasemen.
Maung Bandung justru harus rela turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 35 poin. Sebaliknya, Persik Kediri mencuri momentum penting dengan naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan 19 poin.
Babak Pertama: Adu Taktik dan Penyelamatan Gemilang
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang dan pendekatan hati-hati dari kedua tim. Persib Bandung mencoba mengontrol permainan melalui penguasaan bola di lini tengah yang dikomandoi Thom Haye dan Luciano Guaycochea. Namun, solidnya pertahanan Persik Kediri membuat alur serangan Persib kerap mentok di sepertiga akhir lapangan.
Peluang berbahaya pertama justru datang dari kubu tuan rumah. Pada menit ketujuh, Wigi Pratama melepaskan tendangan jarak jauh, tetapi bola masih melambung jauh di atas mistar gawang Teja Paku Alam. Persib merespons lewat sepakan jarak jauh Thom Haye yang berhasil diamankan kiper Persik, Leonardo Navacchio.
Persik kembali mengancam pada menit ke-24 melalui tendangan bebas Ezra Walian yang tipis melebar di atas gawang. Di sisi lain, Navacchio tampil impresif dengan menggagalkan peluang emas Beckham Putra Nugraha yang sudah berhadapan satu lawan satu.
Menjelang akhir babak pertama, Luciano Guaycochea hampir mencetak gol spektakuler lewat sepakan dari luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi Navacchio menjadi tembok kokoh yang menahan laju bola. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 bertahan, mencerminkan ketatnya duel di lapangan.
Babak Kedua: Gol, Kartu Merah, dan Drama Injury Time
Persib Bandung tampil lebih agresif selepas jeda. Tekanan langsung diberikan sejak menit awal babak kedua. Pada menit ke-47, Julio Cesar hampir membuka keunggulan melalui sepakan voli memanfaatkan umpan Thom Haye, tetapi Navacchio kembali melakukan penyelamatan krusial. Satu menit berselang, sundulan Julio Cesar masih melenceng tipis dari sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-68. Saddil Ramdani, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, sukses memanfaatkan umpan silang matang dari Berguinho. Dengan penyelesaian tenang, Saddil menggetarkan jala gawang Persik dan membawa Persib unggul 1-0. Gol tersebut seolah menjadi jawaban atas dominasi Persib sepanjang laga.
Namun, situasi berubah drastis. Persik Kediri sempat mendapatkan hadiah penalti, tetapi keputusan tersebut dianulir setelah VAR menilai Supriadi melakukan diving. Drama belum berakhir. Pada menit ke-81, Persib harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Saddil Ramdani diganjar kartu merah oleh wasit.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persik untuk terus menekan. Puncak ketegangan terjadi pada menit ke-90+6. Bek Persik, Muhamad Firly, muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol penyama kedudukan dari situasi kemelut di kotak penalti. Gol tersebut sekaligus menjadi penutup laga, memaksa Persib pulang dengan rasa kecewa.
Dampak Klasemen dan Evaluasi Persib
Hasil imbang ini berdampak signifikan bagi peta persaingan papan atas Liga 1. Persib gagal merebut posisi puncak dan kini tertinggal dari Borneo FC. Kehilangan dua poin di menit akhir juga memperpanjang catatan Persib yang kerap kehilangan fokus pada fase krusial pertandingan.
Bagi Persik Kediri, hasil ini menjadi suntikan moral penting. Mampu menahan tim besar seperti Persib hingga detik terakhir menunjukkan karakter dan mental bertanding yang mulai terbentuk di bawah asuhan Marcos Reina Torres.
Susunan Pemain
Persik Kediri (4-3-3):
Leonardo Navacchio; Francisco Pereira Carneiro, Muhamad Firly, Yoga Adiyatama (Yandi Sofyan 86’), Yusuf Meilana; Imanol Garcia Lugea, Syahrian Abimanyu (Bayu Otto 46’), Williams Jose Lugo (Matos 83’); Ezra Walian, Jose Enrique Rodriguez, Wigi Pratama (Supriadi 46’).
Pelatih: Marcos Reina Torres.
Persib Bandung (4-2-3-1):
Teja Paku Alam; Julio Cesar, Patricio Matricardi, Alfeandra Dewangga, Kakang Rudianto (Adam Alis 64’); Frans Putros, Luciano Guaycochea; Thom Haye (Tanque 85’), Beckham Putra Nugraha (Saddil Ramdani 64’), Uilliam Barros, Andrew Jung (Berguinho 52’).
Pelatih: Bojan Hodak.