GADOG, POSKOTA.CO.ID – Satlantas Polres Bogor resmi menutup Operasi Lilin Lodaya 2025 di wilayah Puncak, Bogor, pada Jumat, 2 Januari 2026. Polisi memastikan pelaksanaan pengamanan arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan terkendali.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, pada hari terakhir Operasi Lilin Lodaya tercatat lebih dari 54.000 kendaraan keluar-masuk Jalur Puncak sejak pukul 05.00 hingga 20.00 WIB.
“Hari ini sudah terpantau untuk kendaraan yang memasuki jalur Puncak 26.500 kendaraan, yang keluar sebanyak 27.611 dengan total jumlah total masuk sebanyak kurang lebih 54.000,” kata Rizky kepada wartawan di Pos Gadog Hoegeng, Jumat, 2 Januari 2026.
Ia menyebut, meski banyak kendaraan yang turun dari kawasan Puncak, masih terdapat kendaraan yang naik. Namun secara umum kondisi lalu lintas terpantau normal.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kondisi Korban Sekeluarga Tewas di Warakas: Mulut Berbusa dan Ruam Kemerahan
“Dari data tersebut sudah banyak kendaraan yang turun tetapi masih ada juga kendaraan yang naik. Tetapi dalam pantauan tersebut untuk Jalur Puncak dalam kondisi normal,” sambungnya.
Rizky menambahkan, selama Operasi Lilin Lodaya terjadi lonjakan arus lalu lintas, terutama pada 27 Desember 2025 pasca Natal. Kondisi tersebut terlihat dari tingkat hunian hotel yang mencapai 70 persen. Sementara pada malam Tahun Baru, okupansi hotel tercatat sebesar 63 persen.
“Kemudian untuk malam tahun baru tercatat 63 persen untuk okupansi hotel,” terangnya.
Ia memastikan tidak ada kejadian menonjol selama Operasi Lilin Lodaya berlangsung di kawasan Puncak dan mengapresiasi kerja sama pengendara serta wisatawan.
“Selama operasi lilin, tidak terjadi kendala yang berarti tidak terjadi hambatan yang berarti kemudian dalam pelaksanaan taun baru, terlaksana dengan baik,” pungkasnya.
Meski Operasi Lilin Lodaya telah berakhir, Satlantas Polres Bogor masih mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan pada akhir pekan, Sabtu 3 Januari dan Minggu 4 Januari 2026. Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way tetap disiapkan.
Baca Juga: Tol Fantastis Rp23,22 Triliun Resmi Dibuka, Perjalanan Dua Kota Besar di Banten Kini Super Singkat
“Kami mengantisipasi rekayasa lalu lintas juga kami siapkan one way baik yang naik maupun yang turun. Kemungkinan besok adanya kenaikan dari kendaraan yang akan berwisata di Puncak,” kata Rizky.
Ia menjelaskan, pemberlakuan one way akan dilakukan jika jumlah kendaraan yang melintas, baik naik maupun turun, mencapai sekitar 2.700 kendaraan. Pemantauan dilakukan melalui penghitungan di Gerbang Tol Ciawi.
“Untuk rata-rata per hari khususnya di waktu libur tahun baru, naik turun di sekitar 2.700 kendaraan yang terpantau di gate Tol Ciawi,” jelas Rizky. (cr-6)
