Lukman yang berasal dari Indramayu dan kini menetap di Depok menilai wajah baru TMII jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Ia menilai sistem parkir terpusat di gedung lebih rapi dan nyaman, meski masih terdapat antrean pada layanan shuttle.
“Cuma kadang mengantre shuttle-nya aja yang agak lama,” ujarnya.
Ia berharap ke depan jumlah kendaraan shuttle dapat ditambah. Meski begitu, Lukman menilai suasana dan rangkaian acara di TMII sudah sangat baik.
“Acara-acaranya oke, sudah ramai banget. Anak-anak juga senang semua,” kata Lukman.
Baca Juga: Persija Jakarta dan Persijap Jepara Bakal Bertemu di SUGBK, Cek Jadwal dan Harga Tiketnya
Pengalaman serupa dirasakan Sumiyati, 40 tahun, yang datang bersama suami dan anaknya. Ia mengaku kunjungan ke TMII dilakukan untuk mengisi waktu libur sekolah.
“Iya, buat ngisi libur anak sekolah,” kata Sumiyati.
Menurut Sumiyati, anaknya justru yang mengajak berkunjung karena ingin melihat anjungan daerah dan mencoba sepeda listrik. Ia menilai suasana TMII terasa nyaman dan sejuk, terutama setelah hujan.
“Bagus sih tempatnya, adem, apalagi habis hujan gini,” ujarnya.
Sumiyati mengaku sudah bersiap dengan membawa payung sejak berangkat dari rumah.
“Soalnya pas datang tadi sudah hujan dari rumah, makanya persiapan bawa payung,” kata dia.
Memasuki sore hingga malam hari, suasana TMII semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan bagi pengunjung. (cr-4)
