Leapmotor B10 Setir Kanan Mengaspal, Seberapa Siap untuk Pasar Indonesia?

Jumat 02 Jan 2026, 16:36 WIB
Leapmotor B10 bakal masuk pasar Indonesia bawah di payung Indomobil Group. (Sumber: Carnewschina)

Leapmotor B10 bakal masuk pasar Indonesia bawah di payung Indomobil Group. (Sumber: Carnewschina)

POSKOTA.CO.ID - Pabrikan mobil listrik asal China, Leapmotor semakin menunjukkan keseriusannya untuk merambah pasar Indonesia. Merek kendaraan listrik ini diketahui akan masuk ke Tanah Air di bawah payung Indomobil Group, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait waktu peluncurannya.

Sinyal kehadiran Leapmotor kian kuat setelah perusahaan tersebut memperluas pasar kendaraan setir kanan. Terbaru, Leapmotor memperkenalkan B10 di Malaysia, menjadikannya model kedua setelah C10 yang lebih dulu meluncur di Negeri Jiran.

Untuk tahap awal, Leapmotor B10 ditawarkan dengan harga khusus bagi 200 unit pertama. Bandrolnya berada di kisaran 99.800 ringgit Malaysia hingga 109.800 ringgit Malaysia, atau setara dengan Rp411 juta hingga Rp452 juta jika dikonversi ke rupiah.

Meski secara global tersedia dalam opsi Extended Range Electric Vehicle (EREV), Leapmotor B10 yang dijual di Malaysia hanya ditawarkan sebagai mobil listrik murni.

Baca Juga: Usulan Stimulus Otomotif Disorot, Menkeu Purbaya: Belum Dibahas

Model ini bermain di segmen SUV lima penumpang, yang berpotensi bersaing langsung dengan sejumlah SUV listrik kompak jika dipasarkan di Indonesia, termasuk Geely EX5.

Leapmotor menghadirkan B10 dalam dua varian. Varian pertama, B10 Life, dibekali baterai berkapasitas 56,2 kWh dengan tenaga maksimum 215 hp dan torsi puncak 240 Nm. Sementara varian B10 Design menggunakan baterai lebih besar 67,1 kWh, dengan output tenaga dan torsi yang sama.

Berdasarkan klaim pabrikan, daya jelajah Leapmotor B10 berada di rentang 361 kilometer hingga 434 kilometer mengacu pada metode pengujian WLTP. Akselerasi dari posisi diam ke 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar delapan detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 170 km/jam.

Dari sisi kabin, Leapmotor B10 mengusung pendekatan desain minimalis yang menjadi ciri mobil listrik China generasi terbaru. Interior didominasi warna terang dengan jumlah tombol fisik yang sangat minim.

Baca Juga: JBA Indonesia Relokasi Cabang Bandung, Perluas Kapasitas Lelang

Kursi baris pertama dapat direbahkan hingga posisi hampir datar, memberikan fleksibilitas lebih bagi penggunanya.

Kapasitas bagasi belakang mencapai 430 liter, dan dapat diperluas hingga 1.700 liter ketika bangku baris kedua dilipat. Selain itu, tersedia pula trunk atau bagasi depan dengan kapasitas 25 liter untuk menyimpan barang tambahan.

Melihat pergerakan Leapmotor di kawasan Asia Tenggara, peluang kehadiran merek ini di Indonesia terbilang cukup besar. Sejumlah pameran otomotif yang akan digelar sepanjang tahun dapat menjadi momentum perkenalan kepada konsumen domestik.

Namun, faktor harga diyakini akan menjadi kunci utama. Sebagai perbandingan, salah satu calon rivalnya, Geely EX5, saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp475 jutaan, berkat insentif impor yang sempat diberikan pemerintah pada 2024.

Sementara itu, hingga kini belum ada kepastian terkait kelanjutan insentif kendaraan listrik di Indonesia pada tahun ini.


Berita Terkait


News Update