16 Bayi Dinyatakan Lulus dari Stunting Lewat Program Intervensi Pemkot Bogor

Jumat 02 Jan 2026, 14:55 WIB
Pemkot Bogor serahkan bantuan kepada TPK baduta yang telah dinyatakan lulus dari stunting. (Sumber: Dok. Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor serahkan bantuan kepada TPK baduta yang telah dinyatakan lulus dari stunting. (Sumber: Dok. Pemkot Bogor)

BOGOR UTARA, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 16 bayi di bawah dua tahun (baduta) di wilayah Kecamatan Bogor Utara berhasil keluar dari kondisi stunting setelah menjalani pendampingan intensif selama enam bulan melalui program intervensi penurunan stunting yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bogor.

Program tersebut mencakup pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi kepada orang tua, serta dukungan layanan kesehatan terpadu yang secara berkelanjutan bertujuan meningkatkan status gizi dan kualitas kesehatan baduta.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan capaian tersebut diraih melalui kolaborasi lintas sektor, yang diupayakan untuk menekan angka stunting di Kota Bogor.

Baca Juga: Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 500 Ribu sepanjang Libur Nataru

“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin dan hasilnya cukup membanggakan,” kata Jenal Mutaqin dalam keterangannya, Jumat, 2 Januari 2026.

Jenal menjelaskan, selama enam bulan itu pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak yang berkontribusi dalam penurunan angka stunting.

“Selama enam bulan Rumah Zakat berkolaborasi dengan Pemkot Bogor dalam menangani stunting di Bogor Utara. Dari 28 baduta stunting, alhamdulillah 16 anak dinyatakan sudah lulus dari stunting,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Amankan Pasangan Calon Pengantin di Depok Terkait Aksi Pencurian Besi Drainase

Dalam kesempatan tersebut, Jenal Mutaqin menyerahkan bantuan kepada 28 keluarga atau Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang hadir pada kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa program bantuan sosial di wilayah Bogor Utara akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia berharap sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan mitra usaha seperti Rumah Zakat dapat terus diperkuat serta diperluas ke wilayah lain yang juga membutuhkan bantuan.


Berita Terkait


News Update