Waspada! Modus Phishing Mengatasnamakan Info GTK Kembali Merebak, Guru Diminta Lebih Hati-Hati

Selasa 11 Nov 2025, 15:20 WIB
Modus phising mengatasnamakan info GTK (Sumber: tangkapan layar)

Modus phising mengatasnamakan info GTK (Sumber: tangkapan layar)

POSKOTA.CO.ID - Kasus penipuan digital yang menyasar para guru kembali meningkat.

Belakangan, banyak tenaga pendidik di sejumlah daerah melaporkan pesan berisi tautan yang mengklaim sebagai akses Info GTK resmi milik Kementerian Pendidikan.

Modusnya, pelaku membuat situs palsu dengan tampilan serupa platform resmi untuk mencuri data login hingga nomor rekening penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Biasanya, aksi ini marak terjadi menjelang jadwal pencairan tunjangan triwulan, saat banyak guru sedang aktif memeriksa status pembayaran mereka.

Baca Juga: Kapan Pengumuman Kelulusan PPG Guru Tertentu Tahap 2 2025? Simak Cara Cek Hasilnya

Karena itu, kemampuan membedakan situs resmi dan palsu menjadi sangat penting guna mencegah kebocoran data pribadi.

Ciri-Ciri Link Info GTK Palsu yang Harus Diwaspadai

  • Domain mencurigakan: Situs resmi hanya menggunakan domain dikdasmen.go.id. Jika alamat menggunkan .my.id, .xyz, .blogspot, atau domain tak resmi lainnya, hindari segera.
  • Tampilan serupa, tapi tidak identik: Situs palsu biasanya meniru logo dan warna, namun terdapat ketidaksesuaian pada menu, jenis huruf, atau fitur yang tidak berfungsi.
  • Meminta data sensitif: Platform resmi tidak pernah meminta nomor rekening, PIN, atau kode OTP. Bila ada permintaan data tersebut, dapat dipastikan itu merupakan penipuan.
  • Dikirim melalui pesan pribadi/WA: Informasi resmi hanya diumumkan melalui situs GTK dan dashboard PTK, bukan pesan broadcast.

Cara Aman Mengecek Status TPG

  1. Akses langsung laman resmi melalui pengetikan manual: https://info.gtk.dikdasmen.go.id/
  2. Login menggunakan akun SIMPKB atau Dapodik yang sudah terintegrasi sistem.
  3. Periksa ikon gembok pada kolom alamat (HTTPS) sebagai tanda keamanan.
  4. Hindari login dengan Wi-Fi publik.
  5. Pastikan browser dan antivirus dalam kondisi terbaru.

Mengapa Guru Jadi Target?

Guru memiliki akun terhubung ke data keuangan tunjangan, menjadikannya target empuk bagi pelaku siber.

Saat pencairan dana, banyak guru tergesa membuka link “cek status” sehingga lebih mudah terjebak.

Baca Juga: Para Guru Madrasah Demo di Jakarta, Begini Reaksi Kepala Kemenag Pandeglang

Edukasi dan literasi digital menjadi kunci pencegahan.

Jika Terlanjur Klik Link Palsu:

  • Segera ganti password akun GTK dan SIMPKB.
  • Laporkan ke dinas pendidikan atau operator sekolah.
  • Hapus cache browser.
  • Scan perangkat dengan antivirus.
  • Awasi aktivitas rekening bank dan email.

Berita Terkait


News Update