Salah satu pengamat sepak bola, Effendi Gazali, bahkan menyebut dirinya pernah bertemu langsung dengan Kapadze dalam sebuah pertemuan belum lama ini. Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Effendi membeberkan bahwa Kapadze mengaku mendapat banyak pesan dukungan dari penggemar Indonesia.
Dalam video itu, Kapadze terlihat tersenyum sembari menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Saya suka Indonesia dan para penggemarnya. Terima kasih atas semua dukungannya. Banyak penggemar Indonesia yang mengirim pesan meminta saya melatih timnas Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut belum menerima tawaran resmi dari PSSI, namun menyatakan kesiapannya jika kesempatan itu datang.
“Saya menunggu dan siap melatih Timnas Indonesia, InsyaAllah,” tegasnya.
Mengapa Kapadze Menarik untuk Indonesia
Bagi pecinta sepak bola nasional, nama Timur Kapadze bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai pelatih muda berprestasi, memiliki filosofi permainan menyerang yang disiplin, serta kemampuan membentuk pemain muda menjadi tulang punggung tim nasional. Gaya kepelatihannya disebut-sebut cocok dengan karakter pemain Indonesia yang cepat dan eksplosif.
Selain itu, pengalaman Kapadze membawa Uzbekistan bersaing di level Asia hingga menembus Piala Dunia 2026 membuatnya dianggap sosok ideal untuk melanjutkan proyek jangka panjang sepak bola Indonesia.
Banyak pihak juga menilai, bila Kapadze benar-benar bergabung, maka Indonesia akan mendapat pelatih yang teknokratik tapi rendah hati, gaya yang mungkin dibutuhkan setelah era pelatih asing berprofil besar seperti Kluivert dan Shin Tae-yong.
Baca Juga: HP Sharp Aquos Wish 5, Bukti Flagship Bisa Hadir dalam Paket yang Simpel dan Fungsional
Tunggu Gerak PSSI
Hingga kini, PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait kemungkinan merekrut Kapadze. Namun, gelombang dukungan dari publik sepak bola Indonesia terus berdatangan. Hashtag seperti #KapadzeForIndonesia mulai ramai di media sosial X (Twitter) dan Instagram.
Sementara itu, Kapadze sendiri disebut tengah dalam tahap finalisasi pembicaraan dengan pihak yang menawarkan pos barunya. Jika yang dimaksud adalah Indonesia, maka kabar ini bisa menjadi salah satu kejutan besar di akhir tahun 2025 bagi dunia sepak bola nasional.
Bisa jadi, keputusan Kapadze meninggalkan Uzbekistan memang bagian dari langkah besar menuju Garuda.
