CITEUREUP, POSKOTA.CO.ID - Saksi mata menyebut mayat yang ditemukan dengan tangan dan kaki terikat di pinggir Tol Jagorawi, tepatnya KM 30, Kampung/Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, penuh luka di tubuhnya.
Dudi Darmawan, 43 tahun, salah seorang saksi mengatakan, korban memiliki banyak luka di tubuhnya saat ditemukan dan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Pada wajah korban, terlihat luka lebam di bagian wajah dan mengeluarkan darah segar yang keluar dari hidungnya. Kemudian, di perut korban terdapat luka yang juga mengeluarkan darah.
“Posisinya (korban) nengok ke sebelah kiri, di perut hanya ada luka sedikit karena memang terbuka sedikit bajunya,” jelas Dudi kepada wartawan, Selasa, 11 November 2025.
“Tangan itu dilakban, kaki diikat, kaki kanan menjulur ke bawah sampai ke jempol itu lurus. Kalau kaki kirinya agak nekuk, mungkin nahan sakit kali ya,” jelas Dudi.
Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tol Jagorawi KM 30 Bogor
Dudi menduga, korban yang diketahui berinisial UA, warga Kota Depok itu, adalah korban pembunuhan karena banyak luka di tubuhnya.
“Itu ada, itu pasti pembunuhan, soalnya saya ngelihat luka lebam di hidung, terus posisi mayat juga kaya orang nahan sakit,” ucapnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap identitas pria yang ditemukan tewas dengan tangan dan kaki terikat di pinggir Tol Jagorawi KM 30, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Pitara, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
“Jenazah saat ini masih dilakukan pemeriksaan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta. Hasil identifikasi pengecekan sidik jari korban diketahui berinisial UA,” kata Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, Selasa, 11 November 2025. (cr-6)
