POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara langsung menyampaikan duka cita kepada keluarga Affan Kurniawan bin Zulkifli, pengemudi ojek online berusia 21 tahun yang meninggal dunia dalam demo Jakarta.
Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta menanggung seluruh biaya pengurusan, mulai dari perawatan di rumah sakit hingga pemakaman di TPU Karet Bivak.
Dalam kunjungannya ke rumah duka, Pramono menyampaikan bahwa Affan merupakan tulang punggung keluarga.
Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga memastikan keberlanjutan pendidikan bagi adik korban yang masih duduk di bangku SMP melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Baca Juga: Dinkes Jakarta Rujuk 341 Korban Unjuk Rasa ke Rumah Sakit Pemerintah Maupun Swasta
"Selain santunan dari Pemprov dan pribadi, kami pastikan adik almarhum mendapat KJP Plus. Pemerintah juga akan membantu kebutuhan lain agar keluarga tetap memiliki kepastian dalam menjalani kehidupan ke depan," ujar Pramono Anung, Jumat 29 Agustus 2025.
Selain memberikan perhatian kepada keluarga korban meninggal, Pemprov DKI Jakarta juga menanggung biaya perawatan rumah sakit bagi 38 orang korban luka lainnya.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan medis terbaik tanpa terbebani biaya.
"Semua biaya perawatan rumah sakit ditanggung penuh oleh Pemprov DKI. Kami tidak ingin ada korban yang merasa kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan," tegas Pramono.
Baca Juga: DLH DKI Jakarta Angkut 130 Meter Kubik Sampah Pasca Demo di Senayan
Pemprov DKI Jakarta berupaya memberikan solusi jangka panjang kepada keluarga terdampak, tidak hanya sebatas bantuan darurat.
Dalam kasus keluarga Affan, pemerintah akan membantu pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk memberikan peluang akses program sosial lain yang sesuai.
Pramono juga menyoroti bahwa kehilangan sepeda motor milik Affan memperburuk kondisi ekonomi keluarga.
"Kami sedang menyiapkan langkah-langkah tambahan agar keluarga ini tidak kehilangan sumber penghidupan sepenuhnya," jelasnya.
Baca Juga: Asyik! Naik Transjakarta dan MRT Gratis Satu Pekan
Di luar penanganan korban, Gubernur Pramono mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan Jakarta.
Menurutnya, kenyamanan dan keamanan ibu kota merupakan tanggung jawab bersama.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Forkopimda DKI untuk menjaga Jakarta tetap kondusif. Saya mengajak seluruh warga untuk menjaga diri dan menjaga kota ini bersama-sama," ungkapnya.
Pramono juga menegaskan Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat jika situasi serupa kembali terjadi.