341 Korban Unjuk Rasa di Jakarta Dirujuk ke RS Pemerintah dan Swasta

Sabtu 30 Agu 2025, 14:32 WIB
Seorang massa aksi beratribut ojek online (ojol) digotong saat demonstrasi di Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Seorang massa aksi beratribut ojek online (ojol) digotong saat demonstrasi di Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.IDDinkes DKI Jakarta menyiagakan fasilitas kesehatan serta memberikan rujukan medis kepada ratusan korban unjuk rasa di ibu kota.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan pihaknya menyiapkan ambulans, tenaga medis, hingga layanan darurat lapangan.

“Kemarin sore, kami juga sempat membuka layanan darurat lapangan untuk melakukan pertolongan pertama pada korban,” ujar Ani, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Ani menjelaskan, selama aksi Jumat, 29 Agustus 2025, malam, Dinkes menurunkan 29 ambulans mobil, satu ambulans motor, 8 dokter, 60 perawat, serta 8 pengemudi ambulans.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Siapkan Bansos untuk Korban Unjuk Rasa

Ambulans ditempatkan di lokasi aman untuk memudahkan evakuasi, ditambah unit cadangan jika diperlukan.

Selain itu, 44 puskesmas disiagakan 24 jam dan 31 RSUD siap menerima pasien rujukan.

“Petugas kesehatan di seluruh faskes siap melayani dengan optimal,” kata Ani.

Dinkes mencatat telah menangani 341 pasien korban unjuk rasa.

“Kami sudah melayani setidaknya 341 pasien, dengan rincian jumlah pasien terdiagnosa ada 200 orang dan dalam konfirmasi rumah sakit sebanyak 141 orang,” ujarnya.

Baca Juga: Update Jadwal dan Rute Transjakarta Pasca Demo: Beroperasi Kembali Mulai Siang Ini


Berita Terkait


News Update