DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Pos lalu lintas di Simpang Pasar Pal, Jalan Raya Bogor KM 29, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, dibakar massa sebelum penyerangan ke Mako Brimob Kelapa Dua, Sabtu, 30 Agustus 2025, pagi.
Saksi mata Yunani alias Boneng, 50 tahun, mengatakan, pos terbakar sekitar pukul 05.00 WIB.
"Penyebab pos lantas bisa terbakar, sempat ada sekelompok puluhan pemotor berboncengan dua hingga tiga orang. Sekitar pukul 04.30 WIB datang secara tiba-tiba langsung melempar bom molotov ke pos lantas," ujar Boneng di pangkalan angkot 129, dekat lokasi kejadian.
Baca Juga: MRT Jakarta Terapkan Operasional Terbatas, Imbas Kondisi Pasca-Demo di Kawasan Sudirman, Ini Rutenya
Namun pos belum terbakar setelah dilempar molotov. Massa lalu menghancurkan kaca dengan batu, memasukkan tiga ban ke dalam pos, dan membakarnya.
"Ban mobil tiga buah yang dibakar dari dalam pos lantas membuat terbakar semua. Termasuk satu unit motor yang diparkir dalam pos lantas ikut terbakar juga," jelasnya.
Menurut Boneng, pelaku pembakaran memakai pita hitam di lengan kanan. Setelah itu, massa mencoba menyerang Mako Brimob Kelapa Dua, hingga aparat melepaskan gas air mata.
"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 05.33 WIB saat mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian," katanya.
Boneng mengaku miris dengan situasi yang terjadi. "Tentu dengan keadaan seperti ini sangat merugikan masyarakat, yang semestinya tidak perlu terjadi. Masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi tumbal yakni membentrokkan aparat dengan rakyat," tuturnya.
Dia berharap ke depannya situasi dapat berjalan kondusif dan semestinya.
Baca Juga: Jakarta Mencekam, Kantor Polisi hingga Fasilitas Umum Dibakar Massa
Melarikan Diri
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi.
"Setelah kondisi kondusif anggota langsung cek TKP dan melakukan pemasangan police line sekitar Pos Lantas Simpang Pasar Pal," ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Para pelaku diduga melakukan pengrusakan dan pembakaran menggunakan batu, bambu, ban bekas dan bensin," ungkap Jupriono.
Ia menjelaskan, sekitar 50 orang terlibat dalam aksi itu. "Para pelaku membakar menggunakan bensin dan ban bekas. Setelah itu melancarkan aksinya para pelaku melarikan diri secara acak," tuturnya.
Jupriono menambahkan, Mako Brimob Kelapa Dua berhasil mengamankan 17 orang.
Kerugian akibat kebakaran pos lantas mencakup satu unit motor, AC, TV, dispenser, dan kaca jendela pecah.