POSKOTA.CO.ID - Warga Jakarta yang hendak menggunakan moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) pada hari ini, Sabtu, 30 Agustus 2025, perlu mencermati adanya perubahan pola operasional.
PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi mengumumkan penerapan layanan terbatas atau short loop operation imbas dari demo yang terjadi di sekitar kawasan Polda Metro Jaya dan Istora Senayan, pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Penyesuaian ini dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus menjaga keselamatan pengguna layanan.
Aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh dan berujung pada aksi vandalisme dilaporkan telah merusak sejumlah fasilitas MRT, sehingga memaksa operator untuk melakukan pembatasan layanan pada beberapa stasiun utama.
Dengan kondisi tersebut, manajemen MRT menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Rayakan HUT Jakarta Ke-498, Tarif LRT dan MRT Cuma Rp1
Jadwal dan Pola Layanan MRT
Dilansir dari akun resmi X @mrtjakarta, operasional MRT dimulai pukul 06.00 WIB dengan rincian sebagai berikut.
- Short Loop Operation dari Stasiun Lebak Bulus–Blok M BCA tetap diberlakukan. Kereta pertama berangkat pukul 06.00 WIB dengan headway 10 menit.
- Stasiun Bundaran HI dan ASEAN tidak beroperasi, sehingga tidak melayani penumpang.
- Evaluasi berkala masih dilakukan di lapangan untuk menentukan kesiapan skema Full Loop Operation dengan sistem skip station.
Baca Juga: Pramono Rombak Dewan Komisaris dan Direksi MRT Jakarta, Ini Susunan Terbarunya
Selain Bundaran HI dan ASEAN, Stasiun Istora Mandiri menjadi salah satu yang paling terdampak.
Seluruh pintu masuk stasiun ditutup sementara, dan perjalanan kereta tidak akan berhenti di sana hingga situasi benar-benar kondusif.
Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga kelancaran arus penumpang di stasiun lain serta mencegah potensi gangguan keamanan.
MRT Jakarta memastikan akan terus melakukan evaluasi berkala terkait pola operasional hari ini.
Informasi terbaru seputar layanan dan rute yang beroperasi akan disampaikan melalui kanal resmi MRT Jakarta.