KUR BRI 2025 Buka Peluang Pinjaman Rp100 Juta, Begini Langkah Pengajuannya

Sabtu 30 Agu 2025, 09:18 WIB
ini syarat dan cara ajukan kur bri. (Foto: Faiz)

ini syarat dan cara ajukan kur bri. (Foto: Faiz)

POSKOTA.CO.ID - Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), modal ibarat “oksigen” yang menjaga keberlangsungan usaha. Banyak pengusaha yang memiliki ide kreatif, produk berkualitas, dan semangat besar, tetapi sering terhambat karena keterbatasan akses pendanaan.

Realitanya, lembaga pembiayaan formal kerap dianggap sulit dijangkau oleh pelaku UMKM. Persyaratan yang kompleks, bunga tinggi, hingga birokrasi panjang menjadi hambatan klasik. Di sisi lain, akses pinjaman informal justru membawa risiko bunga mencekik dan jeratan utang.

Melihat kondisi ini, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 hadir sebagai solusi nyata. Dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta, bunga rendah 6% per tahun, dan tenor yang bisa disesuaikan, program ini memberi angin segar bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 30 Agustus 2025: Semua Merk Melambung Tinggi

Apa Itu KUR BRI 2025?

KUR BRI adalah fasilitas pembiayaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dirancang khusus untuk mendukung UMKM produktif. Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor riil dan memperluas inklusi keuangan.

Ciri khas KUR BRI 2025:

  • Plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan (selain usaha yang dibiayai).
  • Suku bunga rendah hanya 6% per tahun atau setara 0,5% per bulan.
  • Tenor fleksibel mulai 12 bulan hingga 60 bulan.
  • Akses mudah baik secara offline di kantor cabang maupun online lewat aplikasi BRImo.

Dengan fitur ini, BRI berupaya memberikan pinjaman yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga ramah bagi pelaku usaha kecil yang ingin berkembang.

Mengapa KUR BRI Penting bagi UMKM?

1. Menjembatani Kesenjangan Akses Modal

Banyak UMKM mengalami kesulitan mendapatkan pinjaman di bank karena dianggap tidak memiliki jaminan yang cukup. KUR BRI hadir dengan syarat yang lebih ringan, menjadikannya solusi inklusif.

2. Bunga Rendah, Beban Ringan

Suku bunga 6% per tahun jelas jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman konvensional yang bisa mencapai dua kali lipat. Hal ini membantu UMKM menjaga arus kas agar tidak terbebani cicilan tinggi.

3. Tenor yang Fleksibel

Tidak semua bisnis bisa langsung untung besar. Dengan pilihan tenor 1–5 tahun, pelaku usaha bisa menyesuaikan cicilan dengan kemampuan dan kondisi usaha.

4. Memberdayakan Usaha Produktif

Dana KUR diarahkan khusus untuk kegiatan usaha produktif, bukan konsumtif. Hal ini memastikan pinjaman benar-benar menjadi investasi untuk pertumbuhan ekonomi.

Syarat Pengajuan KUR BRI Rp100 Juta

Meski mudah, tetap ada persyaratan dasar yang harus dipenuhi calon debitur. Berikut ketentuannya:

  1. Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan dan bersifat produktif.
  2. Identitas resmi berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  3. NPWP bila ada, terutama untuk pinjaman di atas nominal tertentu.
  4. Legalitas usaha, bisa berupa Surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Nomor Induk Berusaha (NIB), atau surat keterangan usaha dari desa/kelurahan.

Persyaratan ini dibuat sederhana agar UMKM tidak merasa terhambat, namun tetap ada validasi agar pinjaman digunakan dengan tepat sasaran.

Simulasi Cicilan KUR BRI Rp100 Juta

Untuk memberi gambaran, berikut simulasi cicilan berdasarkan tenor:

  • Tenor 12 bulan: Rp8.606.000 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp4.520.000 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp3.103.000 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp2.457.000 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp2.102.000 per bulan

Simulasi ini membantu calon debitur merencanakan arus kas. Misalnya, usaha kuliner dengan omzet Rp30 juta per bulan akan lebih nyaman memilih tenor 36 atau 48 bulan agar cicilan tetap seimbang dengan biaya operasional.

Baca Juga: 6 Fakta Kunci Demo 28 Agustus 2025 di Gedung DPR yang Berakhir Ricuh

Cara Mengajukan KUR BRI 2025

Ada dua jalur pengajuan yang bisa dipilih sesuai kenyamanan calon debitur:

1. Offline di Kantor Cabang BRI

  • Datang ke cabang terdekat.
  • Membawa dokumen persyaratan lengkap.
  • Mengisi formulir pengajuan dibantu petugas.
  • Proses verifikasi dan survei usaha.
  • Jika disetujui, dana akan ditransfer ke rekening BRI.

2. Online via Website atau BRImo

  • Masuk ke website resmi BRI atau aplikasi BRImo.
  • Registrasi dengan data pribadi.
  • Unggah dokumen identitas dan legalitas usaha.
  • Tunggu verifikasi digital.
  • Pencairan langsung ke rekening setelah persetujuan.

Proses digital ini mempersingkat birokrasi sekaligus memberi kemudahan bagi pengusaha yang sibuk.

KUR BRI bukan hanya soal dana segar, melainkan juga soal kepercayaan. Banyak pelaku UMKM yang sebelumnya ragu berhubungan dengan bank kini merasa diakui.

Seorang pengusaha laundry kecil di Semarang, misalnya, bisa memanfaatkan KUR untuk membeli mesin tambahan. Dalam setahun, omzetnya naik 40% karena kapasitas layanan meningkat.

Kisah lain datang dari penjual kopi keliling di Bandung. Dengan modal dari KUR, ia membuka gerai kecil yang kini menjadi tempat nongkrong anak muda. Cerita-cerita ini membuktikan bahwa akses modal mampu mengubah skala hidup seseorang.

Lebih dari itu, KUR juga memberikan edukasi finansial tidak langsung. Debitur belajar mengatur keuangan, membiasakan diri membayar cicilan tepat waktu, dan memahami pentingnya legalitas usaha. Semua ini menjadi bekal jangka panjang untuk kemandirian finansial.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 bukan sekadar pinjaman. Ia adalah pintu kesempatan bagi jutaan UMKM di Indonesia. Dengan bunga ringan, syarat sederhana, dan proses mudah, program ini menegaskan komitmen BRI dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.

Namun, keberhasilan KUR tidak hanya ditentukan oleh bank, melainkan juga kedisiplinan debitur. Gunakan dana sesuai tujuan, kelola arus kas dengan baik, dan jadikan cicilan sebagai bagian dari perencanaan keuangan.

Seperti pepatah, “modal kecil bisa jadi besar bila dikelola dengan benar.” Bagi UMKM, KUR BRI 2025 bisa menjadi awal cerita baru menuju kemandirian dan kesuksesan usaha.


Berita Terkait


News Update