341 Korban Unjuk Rasa di Jakarta Dirujuk ke RS Pemerintah dan Swasta

Sabtu 30 Agu 2025, 14:32 WIB
Seorang massa aksi beratribut ojek online (ojol) digotong saat demonstrasi di Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Seorang massa aksi beratribut ojek online (ojol) digotong saat demonstrasi di Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

“Kami juga merujuk pasien-pasien ini ke sejumlah faskes di Jakarta, baik RS pemerintah maupun swasta,” lanjutnya.

Adapun rincian rujukan korban unjuk rasa, antara lain:

  • RS Pusat Pertamina: 13 kasus rujukan (2 rawat)
  • RS Pelni: 23 kasus rujukan (4 rawat)
  • RSKD Duren Sawit: 2 kasus rujukan
  • RS Bhakti Mulia: 26 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Eka Permata Hijau: 1 kasus rujukan
  • RS Budi Kemuliaan: 4 kasus rujukan
  • RS AL Mintohardjo: 57 kasus rujukan (3 rawat)
  • RS POLRI: 57 rujukan (57 rawat)
  • RSUD Johar Baru: 2 rujukan
  • RSCM: 1 kasus rujukan
  • RSUD Tarakan: 5 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Patria IKKT: 1 kasus rujukan
  • RS Kramat 128: 143 kasus rujukan
  • RSPAD Gatot Soebroto: 3 kasus rujukan (1 rawat)
  • RSU Hermina Jatinegara: 9 kasus rujukan (1 rawat)
  • RS Islam Jakarta Cempaka Putih: 2 rujukan (2 rawat)
  • RS Islam Pondok Kopi: 1 rujukan
  • RSUD Kemayoran: 2 rujukan. (cr-4)

Berita Terkait


News Update