POSKOTA.CO.ID - Demonstrasi pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Gedung DPR/MPR seharusnya menjadi ruang bagi rakyat menyampaikan aspirasi. Namun, aksi tersebut berubah menjadi tragedi ketika dua sopir ojek online (ojol), Affan Kurniawan dan Moh Umar Amirudin, terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Affan Kurniawan meninggal dunia di tempat, sementara Moh Umar mengalami luka berat dan kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Pelni. Peristiwa ini mengguncang publik. Tangis keluarga korban di Menteng, Jakarta Pusat, mengiringi kepergian Affan yang baru dimakamkan pada Jumat dini hari.
Namun, yang lebih mengejutkan, muncul sebuah akun Instagram bernama @dhaniccc_26. Akun tersebut diduga mengunggah Instagram Story dari dalam mobil Brimob, sesaat sebelum tragedi terjadi. Publik pun bertanya-tanya siapa pemilik akun ini?
Baca Juga: Fiersa Besari Ngaku Gemerar dan Marah Lihat Video Affan Kurniawan Dilindas Brimob: Usut Tuntas
Fakta Tragedi 28 Agustus 2025
- Lokasi kejadian: Kompleks Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.
- Korban:
- Affan Kurniawan (ojol, meninggal dunia).
- Moh Umar Amirudin (ojol, luka berat).
- Reaksi kepolisian:
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan keluarga korban.
- Instruksi diberikan untuk mengambil langkah tegas serta evaluasi prosedur pengamanan.
Tragedi ini menambah panjang daftar catatan kelam aksi demonstrasi di Indonesia, di mana aparat keamanan kerap dianggap gagal mengedepankan pendekatan persuasif.
Akun IG @dhaniccc_26 dan Kontroversinya
Melansir dari X @barengwarga setelah insiden terjadi, beredar rekaman layar Instagram Story dari akun @dhaniccc_26. Video tersebut memperlihatkan suasana di dalam mobil Brimob.
- Isi Story: rekaman singkat yang menimbulkan dugaan kuat bahwa aparat sempat mendokumentasikan kondisi dari dalam rantis.
- Identitas pemilik akun: masih belum terungkap. Foto profil menunjukkan seorang pria berseragam Brimob berpose di depan cermin.
- Sumber viral: unggahan akun X (Twitter) @nooneinhereyea dan @barengwarga yang menyebarkan ulang video tersebut.
Fenomena ini menimbulkan gelombang amarah publik. Banyak yang menganggap keberadaan story itu memperlihatkan ketidakpekaan aparat di tengah tragedi.
Dari sisi keluarga korban, tragedi ini meninggalkan luka mendalam. Affan Kurniawan bukan hanya seorang sopir ojol, tetapi juga tulang punggung keluarga. Kehilangannya bukan sekadar kehilangan satu nyawa, melainkan hilangnya harapan, nafkah, dan sosok yang dicintai.
Sementara itu, Moh Umar Amirudin yang masih dirawat intensif harus berjuang untuk sembuh. Keluarganya kini menanggung beban ganda: kekhawatiran pada kondisi kesehatan sekaligus trauma atas peristiwa yang menimpa.
Dari sisi publik, muncul pertanyaan mendasar:
- Apakah prosedur pengamanan demonstrasi sudah dijalankan dengan benar?
- Mengapa kendaraan taktis bisa sampai melindas warga sipil?
- Siapa pemilik akun Instagram @dhaniccc_26, dan apa relevansinya dengan tragedi ini?