JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di tengah aksi massa baru-baru ini.
Ketua Umum FPPJ, Endriansyah menyatakan, peristiwa yang merenggut nyawa dan menyebabkan luka-luka ini adalah duka bagi seluruh warga Jakarta.
"Hati kami hancur mendengar kabar duka ini. Kami merasakan kesedihan yang sama dengan keluarga korban. Tragedi ini bukan hanya kehilangan bagi keluarga yang bersangkutan, tetapi juga bagi kita semua sebagai warga Jakarta," ujar Endriansyah dengan suara bergetar.
Endriansyah menegaskan, setiap nyawa berharga dan tidak ada satu alasan pun yang dapat membenarkan tindakan kekerasan, termasuk perbedaan pandangan. Ia mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas insiden ini dan memastikan keadilan ditegakkan.
Baca Juga: Bom Molotov Terlempar ke Mako Brimob saat Demonstrasi
"FPPJ mendesak aparat keamanan untuk mengambil langkah tegas. Kejadian ini tidak boleh terulang. Jakarta adalah rumah kita bersama, dan kita semua berhak merasa aman tanpa harus khawatir nyawa kita terancam," tegasnya.
Apresiasi untuk Gubernur Pramono
Dalam kesempatan yang sama, Endriansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jakarta, Pramono, atas sikap bijaknya yang tidak akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi para pelajar yang ikut berunjuk rasa.
"Kami mengapresiasi kebijakan Gubernur Pram. Sikap ini menunjukkan kepemimpinan yang mengedepankan pendidikan dan masa depan generasi muda. Beliau menyadari bahwa pelajar adalah aset bangsa yang harus dirangkul, bukan dihukum," ucap Endriansyah.
Menurut Endriansyah, langkah ini adalah sinyal positif bahwa pemerintah provinsi percaya pada niat baik para pelajar dan mendorong mereka untuk menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang lebih terorganisir dan damai.
Baca Juga: Demonstran Desak Polda Metro Tampilkan Anggota Brimob Tewaskan Ojol
Seruan untuk Persatuan dan Perdamaian
Menyikapi situasi yang memanas, Endriansyah kembali mengajak seluruh pemuda Jakarta untuk menyebarkan pesan damai dan menolak segala bentuk anarkisme.