Peristiwa tragis ini bermula saat demonstrasi buruh dan mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta Pusat berujung ricuh.
Massa yang menolak kenaikan tunjangan anggota DPR memicu kericuhan hingga ke Jalan Penjernihan Raya, Pejompongan.
Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, AK, yang diduga panik akibat situasi, terjatuh dari motornya.
Sebuah mobil rantis Brimob kemudian melindas korban, meski massa berteriak memperingatkan adanya ojol di bawah kendaraan. Namun pengendara mobil rantis tersebut tetap melaju dan melindas korban.