POSKOTA.CO.ID – Dalam beberapa waktu terakhir, pengguna layanan salah satu pinjaman daring (pindar) yang mengalami gagal bayar (galbay) mulai mengeluhkan meningkatnya intensitas kunjungan dari penagih utang lapangan atau debt collector (DC).
Laporan ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat keberadaan DC kerap kali dikaitkan dengan tekanan psikologis terhadap debitur.
“DC lapangan A****** itu lumayan banyak dan menjadi salah satu yang cukup lumayan paling banyak di antara pinjol-pinjol,” ujar edukator keuangan terkenal Hendra Setyo pada Senin, 5 Mei 2025, dikutip Poskota dalam kanal YouTube Solusi Keuangan.
Pindar ini, yang dikenal sebagai salah satu aplikasi pinjaman dengan jumlah unduhan tertinggi di Play Store, disebut wajar memiliki tim penagih lapangan yang cukup besar.
Baca Juga: Benarkah Galbay di Pindar Bisa Didatangi DC Lapangan Empat Kali dalam Sebulan? Begini Penjelasannya
Prosedur Penagihan
Namun, Hendra Setyo menegaskan bahwa tim DC tetap harus mengikuti prosedur hukum saat melakukan penagihan.
“Mereka enggak bisa semena-mena ke kalian. Enggak bisa menyita barang kalian, apalagi memaksa masuk atau menerobos rumah kalian. Itu tidak diperbolehkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketenangan dalam menghadapi situasi galbay.
Menurutnya, tidak semua petugas DC bersikap kasar atau menakutkan. “Banyak kok DC-DC A****** itu juga yang ramah-ramah. Jadi teman-teman tidak perlu cemas dan panik yang gimana-gimana,”
Baca Juga: Jangan Lakukan Galbay Pindar Legal, Begini Risikonya!
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengguna yang telat atau gagal bayar hampir dipastikan akan didata dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK) dan dikunjungi oleh DC.
“Denda? Sudah pasti. Masuk SLIK OJK? Sudah pasti. DC lapangan datang ke rumah? Hampir 90 persen,” tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap rasional dan mempelajari ketentuan hukum yang berlaku.
“Pelajari hukumnya, pelajari risikonya, undang-undangnya, surat edaran OJK, aturan dari OJK. Itu sudah lebih dari cukup untuk teman-teman menghadapi masalah gagal bayar di aplikasi pinjol kayak gini,” jelasnya.
