Yakob Sayuri dan Yance Sayuri meminta kepada para pelaku untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung kepada mereka.
Hal tersebut disampaikan oleh kedua pemain, melalui akun instagram resmi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), @appi.official, Sabtu 3 Mei 2025.
"Kami seringkali kena ucapan dan tindakan rasis, semakin ke sini semakin berlebihan dan parah, bahkan mereka menguna anak dan keluarga kami," bunyi pernyataan tersebut.
"Seharusnya para pelaku dilarang untuk berada di lingkungan sepakbola, karena sepakbola itu merayakan keberagaman."
"Somasi/teguran terbuka dari Yakob dan Yance Sayuri yang mendapat ujaran kebencian dan rasis terhadap diri pribadi, anak dan keluarga," lanjutnya.
