Bantuan Saldo Dana Bansos PKH dan BPNT Cair 3 Kali Lipat? Cek Pencairan dan Informasi Lengkapnya di Sini

Senin 05 Mei 2025, 12:30 WIB
Pemerintah Indonesia meningkatkan anggaran bansos untuk tahun 2025, termasuk BPNT dan PKH. (Sumber: Poskota/Syania Nurul Lita Baikuni)

Pemerintah Indonesia meningkatkan anggaran bansos untuk tahun 2025, termasuk BPNT dan PKH. (Sumber: Poskota/Syania Nurul Lita Baikuni)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia memastikan bahwa anggaran bantuan sosial (bansos) pada tahun 2025 mengalami peningkatan yang signifikan.

Salah satu program yang menjadi perhatian masyarakat adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang lebih dikenal dengan bansos sembako.

Namun, seiring dengan berita-berita yang beredar, banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai kebenaran kabar mengenai kenaikan dana bansos BPNT yang kabarnya bisa mencapai tiga kali lipat.

Pada artikel ini, Poskota akan mengulas secara rinci mengenai anggaran bantuan sosial2025, mekanisme penyalurannya, serta klarifikasi terkait kabar kenaikan bantuan saldo dana bansos BPNT.

Baca Juga: Pemilik NIK e-KTP Ini Berhak Terima Saldo Dana Bansos Rp600.000 dari BPNT Tahap 2 2025, Cek Selengkapnya!

Besaran Anggaran Bantuan Sosial Tahun 2025

Pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, anggaran perlindungan sosial (perlinsos) yang mencakup bansos dan subsidi energi mencapai Rp504,7 triliun. Ini merupakan angka tertinggi dalam sejarah penganggaran perlinsos di Indonesia.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 anggaran perlinsos berada di angka Rp496,8 triliun, sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp7,9 triliun.

Anggaran ini dialokasikan untuk berbagai program sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, subsidi listrik, bantuan iuran BPJS Kesehatan, hingga program pemberdayaan masyarakat miskin dan rentan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial di tahun 2025 dilakukan dalam empat tahap atau setiap triwulan. Untuk triwulan pertama, pemerintah telah menyalurkan dana lebih dari Rp18 triliun.

Baca Juga: Rp600.000 Bansos BPNT Tahap 2 Cair Akhir Bulan Mei Ini, Simak Informasinya

Rincian Anggaran Bansos BPNT dan PKH 2025

Dilansir dari kanal YouTube INFO BANSOS, bansos BPNT di tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp43,86 triliun untuk 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Sementara itu, Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar 10 juta KPM dengan pagu anggaran sebesar Rp28,79 triliun.

Adapun untuk program lainnya, Kementerian Sosial menganggarkan bantuan bagi:

  • 294.000 yatim piatu dengan anggaran sebesar Rp705,6 miliar,
  • 136.000 lansia berusia di atas 75 tahun untuk program permakanan harian,
  • 96,8 juta peserta bantuan iuran BPJS Kesehatan dengan anggaran sebesar Rp48,78 triliun.

Total dana bansos yang disiapkan oleh Kemensos secara keseluruhan pada tahun 2025 mencapai lebih dari Rp120 triliun.

BPNT Dicairkan Rp600.000 per Tahap, Bukan Tiga Kali Lipat

Berbagai kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa dana BPNT 2025 akan mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat.

Namun berdasarkan klarifikasi dari Kemensos, belum ada pengumuman resmi terkait peningkatan nominal BPNT secara drastis.

Mengacu pada penyaluran tahap pertama tahun 2025, BPNT tetap disalurkan per triwulan dengan nominal Rp600.000, yang merupakan akumulasi dari Rp200.000 per bulan selama tiga bulan.

Penyaluran bantuan subsidi saldo dana bansos ini dilakukan baik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.

Gus Ipul menegaskan bahwa biaya penyaluran untuk program ini mencapai Rp97 miliar, terutama bagi penyaluran yang dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Menteri Sosial juga menyampaikan bahwa penyaluran BPNT tahap kedua direncanakan akan berlangsung pada bulan Mei atau Juni 2025.

Penyaluran ini tetap mengacu pada data tunggal sosial ekonomi nasional yang disebut sebagai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang untuk pertama kalinya digunakan sejak Indonesia merdeka.

Kabar kenaikan bansos BPNT hingga tiga kali lipat masih belum dikonfirmasi secara resmi. Pemerintah tetap menyalurkan bantuan sosial secara rutin setiap tiga bulan dengan nominal Rp600.000 per tahap.

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari Kementerian Sosial agar tidak salah persepsi terkait bantuan sosial tahun 2025.

Guna mengetahui informasi lebih lanjut mengenai status pencairan dan penerimaan sejumlah program bantuan sosial pemerintah lainnya, KPM dapat mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id ataupun aplikasi Cek Bansos Kemensos.

DISCLAIMER: Anda penerima bansos dalam artikel ini bukanlah seluruh pembaca poskota.co.id, melainkan masyarakat yang masuk ke dalam DTKS atau DTSEN sebagai penerima bansos dan memenuhi syarat serta kriteria sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.


Berita Terkait


News Update