POSKOTA.CO.ID - Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, berbagai sajian khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, ketupat, serta aneka kue dan minuman manis menjadi daya tarik utama.
Tanpa disadari, banyak makanan yang dikonsumsi selama Lebaran mengandung kadar purin tinggi, sehingga memicu kambuhnya asam urat dan menyebabkan nyeri sendi.
Penyakit ini sering kali ditandai dengan rasa nyeri yang tiba-tiba muncul, terutama di area sendi seperti jempol kaki, lutut, atau pergelangan tangan.
Menurut Dokter Zaidul Akbar, pola makan yang buruk selama Lebaran itu dapat menjadi pemicu utama kambuhnya asam urat.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari serta bagaimana cara menjaga kadar asam urat tetap stabil selama perayaan Lebaran 2025 ini.
Baca Juga: Siap Kaya Mendadak? 6 Shio Ini Diramalkan Beruntung Setelah Lebaran Idul Fitri 2025
Apa Itu Asam Urat?
Seperti dilansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, asam urat adalah kondisi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh, yang biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu yang kaya akan purin.
Ketika kadar asam urat terlalu tinggi, kristal asam urat dapat terbentuk di sendi, menyebabkan peradangan dan nyeri yang dikenal sebagai gout.
Banyak orang yang mengalami asam urat sering kali mengabaikan gejalanya hingga akhirnya merasakan nyeri hebat yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebabnya serta cara mengatasinya, baik melalui pola makan sehat maupun pengobatan alami.
Baca Juga: Siap Kaya Mendadak? 6 Shio Ini Diramalkan Beruntung Setelah Lebaran Idul Fitri 2025
.jpeg)