Lebih lanjut, Weni mengaku akan menerima semua konsekuensi yang didapatkannya atas tindakannya termasuk telah mendapatkan sanksi dari perusahaan tempat dirinya bekerja.
Sanksi yang didapatkannya yakni PT Timah disebutkan akan memberhentikan Weni sebagai pegawai di perusahaan tersebut.
"Saya menyadari konsekuensi dari tindakan saya dan telah menerima sanksi dari perusahaan. Mungkin pada Maret nanti saya sudah diberhentikan dari PT Timah," pungkasnya.
Baca Juga: Kontroversi Seorang Pegawai PT Timah di TikTok yang Bersikap Arogan terhadap Tenaga Honorer
Diketahui, Weni merupakan pegawai PT Timah di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung yang sempat viral seusai membuat video parodi soal pegawai honorer.
Dalam video tersebut, dengan gaya dan ekspresi wajah yang seolah merendahkan honorer, ia mengatakan bahwa honorer hanya menggunakan BPJS Kesehatan. Berbeda dengan dirinya yang dikatakan sebagai prioritas di rumah sakit.
