Jenis-Jenis KUR BRI 2025 Plafon Rp10-500 Juta: Syarat, Pinjaman dan Cara Pengajuan

Minggu 02 Feb 2025, 07:40 WIB
BRI terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan penyaluran KUR terbesar di Indonesia pada tahun 2025 (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

BRI terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan penyaluran KUR terbesar di Indonesia pada tahun 2025 (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

POSKOTA.CO.ID - Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan posisinya sebagai bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di Indonesia pada tahun 2025.

Dengan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), BRI berhasil menyalurkan KUR hingga Rp184,98 triliun pada tahun sebelumnya kepada lebih dari 4 juta pelaku usaha.

Keberhasilan ini memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mempertahankan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap sehat di kisaran 2 persen.

Baca Juga: Pencari Cuan Buruan Klaim Link DANA Kaget, Ada Saldo Gratis Rp 350 Ribu untuk Jalan-Jalan di Akhir Pekan

Jenis-Jenis KUR BRI 2025

BRI menawarkan beberapa skema KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon debitur, yaitu:

1. KUR Mikro

  • Pinjaman hingga Rp50 juta.
  • Tenor maksimal 3 tahun untuk modal kerja atau 5 tahun untuk investasi.

2. KUR Kecil

  • Pinjaman antara Rp50 juta hingga Rp500 juta.
  • Tenor maksimal 4 tahun untuk modal kerja atau 5 tahun untuk investasi.

3. KUR TKI

  • Pinjaman hingga Rp25 juta.
  • Ditujukan untuk biaya keberangkatan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan seperti Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

4. KUR Super Mikro

  • Pinjaman hingga Rp10 juta.
  • Skema khusus bagi pelaku usaha ultra mikro yang baru memulai bisnis.

Simulasi Cicilan KUR BRI 2025

Berikut simulasi cicilan KUR BRI berdasarkan plafon dan tenor pinjaman:

Plafon Rp10 juta

  • 1 tahun (12 bulan): Rp865.000 per bulan
  • 2 tahun (24 bulan): Rp443.000 per bulan
  • 3 tahun (36 bulan): Rp307.000 per bulan
  • 5 tahun (60 bulan): Rp197.000 per bulan

Plafon Rp50 juta

  • 1 tahun (12 bulan): Rp4.325.000 per bulan
  • 2 tahun (24 bulan): Rp2.215.000 per bulan
  • 3 tahun (36 bulan): Rp1.535.000 per bulan
  • 5 tahun (60 bulan): Rp985.000 per bulan

Syarat Pengajuan KUR BRI 2025

Untuk mendapatkan pinjaman KUR BRI, calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  • Identitas Diri: e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Nikah (jika sudah menikah).
  • Dokumen Usaha: Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW.
  • NPWP: Wajib bagi peminjam dengan plafon di atas Rp50 juta.
  • Usaha yang Berjalan: Minimal telah beroperasi selama 6 bulan.
  • Tidak Sedang Menerima Kredit Produktif: Kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.

Cara Mengajukan KUR BRI 2025

1. Pengajuan Online melalui kur.bri.co.id

  • Akses laman resmi KUR BRI.
  • Pilih opsi "Ajukan Pinjaman".
  • Login atau daftar menggunakan email.
  • Lengkapi data diri dan informasi usaha.
  • Unggah dokumen yang diperlukan.
  • Tunggu proses verifikasi dan survei dari pihak BRI.

2. Pengajuan di Kantor Cabang

  • Kunjungi kantor cabang atau unit BRI terdekat.
  • Serahkan dokumen persyaratan kepada petugas customer service.
  • Ikuti proses wawancara dan verifikasi.
  • Tunggu proses survei usaha dari pihak BRI.
  • Jika disetujui, pencairan dana akan dilakukan ke rekening BRI milik debitur.

Baca Juga: NIK di KTP dan KK Anda Terpilih Terima Saldo Dana Rp400.000 dari Pemerintah sebagai KPM Bantuan Sosial BPNT Alokasi Januari dan Februari 2025, Cek di Sini!

Keuntungan dan Manfaat KUR BRI 2025

Program KUR BRI 2025 memiliki berbagai manfaat bagi pelaku UMKM, antara lain:

  • Suku bunga rendah: Hanya 6 persen per tahun.
  • Plafon kredit besar: Hingga Rp500 juta.
  • Jangka waktu fleksibel: Hingga 5 tahun.
  • Proses pengajuan mudah: Bisa dilakukan secara daring maupun langsung.
  • Dukungan bagi UMKM: Membantu usaha kecil berkembang dan lebih mandiri secara finansial.

Dengan kemudahan dan fasilitas yang diberikan, KUR BRI 2025 menjadi solusi bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis tanpa terbebani suku bunga tinggi.

Program ini juga selaras dengan kebijakan pemerataan ekonomi dan pemberdayaan UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Berita Terkait


News Update